Halmahera Barat, newsline.id– Desa Gamtala, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, memasuki usia ke-72 tahun dengan penuh makna dan kebanggaan. Lahir dari semangat persatuan dua kampung, Gemgono dan Gamdowora, pada tahun 1953, desa ini telah tumbuh menjadi simbol kebersamaan, kerja keras, dan cinta terhadap tanah halamanan. Untuk memeriahkan momen bersejarah ini, Pemerintah Desa Gamtala menggelar Gamtala Open Turnamen 2025 yang akan resmi dibuka oleh Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhammad, pada Rabu (15/10/2025) besok di Lapangan Getsemani, Gamtala.
Sejarah Desa Gamtala mencerminkan perjuangan panjang warganya. Awalnya, nama “Gamtala” berasal dari penggabungan dua kampung yang pindah ke dataran lebih rendah untuk mencari sumber air yang lebih baik, yang dalam bahasa Sahu disebut “Gam Sitala” atau “Kampung yang Turun”. Selama 72 tahun, desa seluas 2 km² dengan penduduk sekitar 799 jiwa ini telah berkembang di tengah alam indah berupa hutan mangrove, kebun rempah, dan mata air sejuk, sambil menjaga harmoni antar-suku seperti Sahu, Wayoli, dan pendatang dari berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap langkah, senyum, dan doa menjadi bagian dari perjalanan panjang Gamtala,” ujar seorang tokoh pemuda RIFALDI LUA setempat, menekankan semangat persaudaraan yang menjadi pondasi utama.
Puncak perayaan HUT ke-72 tahun ini diisi dengan Gamtala Open Turnamen 2025, sebuah ajang sepak bola yang memadukan sportivitas dan kebersamaan. Turnamen ini didukung penuh oleh Ketua Asosiasi Kabupaten (ASKAB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Halmahera Barat, Djufri Muhammad, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati. Dengan total hadiah mencapai Rp30.000.000( juta) acara ini diikuti oleh 30 tim terdaftar dari berbagai wilayah di Halmahera Barat.
“Semangat olahraga ini bukan hanya soal prestasi, tapi juga mempererat ikatan persaudaraan di lapangan hijau,” kata Djufri Muhammad dalam keterangan resminya.
Pembukaan resmi turnamen dijadwalkan pada pukul 15.00 WIT di Lapangan Getsemani, Gamtala, dengan seremoni yang melibatkan pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan warga desa. Panitia mengajak seluruh masyarakat Desa Gamtala dan sekitarnya untuk hadir menyaksikan momen bersejarah ini. “Datanglah bersama, saksikan bagaimana pemuda Gamtala membawa nama desa kita lebih tinggi melalui semangat juang di lapangan,” ajak panitia melalui undangan resmi.
Desa Gamtala, yang juga dikenal sebagai desa wisata dengan pesona alam seperti susur mangrove dan wisata air panas, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda berprestasi. Acara ini diharapkan tidak hanya memeriahkan HUT desa, tapi juga menjadi inspirasi bagi pemuda untuk terus berjuang demi kemajuan Halmahera Barat.
PENULIS: ACUN











