Di Forum BAM DPR RI, Munadi Kilkoda Desak Keadilan Fiskal dan Perlindungan Lingkungan bagi Daerah Penghasil

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate – Wakil Ketua DPRD Halmahera Tengah, Munadi Kilkoda, menyuarakan sejumlah isu strategis terkait keadilan fiskal dan perlindungan lingkungan dalam forum tatap muka yang digelar Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia di Royal Resto, Ternate, Senin (27/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog penting antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menyerap berbagai aspirasi pembangunan dari wilayah Maluku Utara.

Hadir dalam pertemuan itu unsur Pemerintah Provinsi Maluku Utara, pemerintah kabupaten/kota, perwakilan perusahaan, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepentingan terhadap kemajuan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum yang berlangsung terbuka dan dinamis itu, sejumlah persoalan strategis mengemuka, mulai dari kebijakan fiskal, pemerataan pembangunan, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Munadi Kilkoda menegaskan bahwa daerah penghasil sumber daya alam seperti Halmahera Tengah harus memperoleh perhatian serius dari pemerintah pusat, terutama dalam aspek pembagian hasil yang adil dan proporsional.

“Pembangunan daerah tidak akan berjalan maksimal jika hak-hak fiskal daerah masih tertunda. Pemerintah pusat perlu memastikan kewajiban terhadap daerah segera dituntaskan,” tegasnya.

Salah satu poin utama yang disampaikan adalah permintaan agar pemerintah pusat segera melunasi kekurangan pembayaran Dana Bagi Hasil (DBH) kepada daerah. Menurutnya, keterlambatan penyaluran DBH berdampak langsung terhadap pelaksanaan program pembangunan, pelayanan publik, dan percepatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, ia juga meminta perhatian lebih besar kepada daerah penghasil dalam bentuk dukungan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, air bersih, dan fasilitas publik lainnya.

Tak hanya soal fiskal, Munadi turut menyoroti isu lingkungan hidup. Ia meminta pemerintah pusat memperketat pengawasan terhadap aktivitas usaha yang berpotensi merusak lingkungan, terutama di wilayah pertambangan dan kawasan industri.

Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam harus sejalan dengan prinsip keberlanjutan agar manfaat ekonomi tidak dibayar mahal dengan kerusakan lingkungan.

“Daerah penghasil tidak boleh hanya menjadi penonton. Kami ingin pembangunan berjalan, investasi tumbuh, tetapi lingkungan tetap terjaga dan masyarakat mendapatkan manfaat nyata,” ujarnya.

Forum BAM DPR RI ini diharapkan menjadi jembatan antara aspirasi daerah dan kebijakan nasional, sehingga berbagai persoalan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti secara konkret. Munadi pun berharap suara daerah, khususnya dari Maluku Utara, mendapat perhatian serius demi mewujudkan pembangunan yang adil dan berkelanjutan.

Berita Terkait

FEDERALISME DARI PERSPEKTIF EKONOMI: INVESTASI BESAR, SIAPA MENIKMATI NILAI TAMBAH MALUKU UTARA
Referee Assessor dan Komite Wasit PSSI Maluku Utara Sosialisasikan Regulasi 2026/2027 Dalam Mach Coordination Meeting di Sofifi
Polisi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kedamaian, Sampaikan Aspirasi Secara Tertib
H-3 Family Gathering Phanicky Squad Ternate, Persiapan Capai 95 Persen
KPH Ternate Diminta Transparan soal Dugaan Legalitas Mebel di Toloko
PASIEN SAKIT KEPALA DITOLAK PUSKESMAS SIKO — TIGA PETUGAS DUDUK SANTAI: “SUDAH TUTUP”, JAM 12 SIANG PELAYANAN DIHENTIKAN, MASYARAKAT DESAK TINDAKAN TEGAS
DIDUGA KPH LINDUNGI PANGKALAN KAYU & MEBEL TANPA IZIN DI TOLOKO TERNATE UTARA — MASYARAKAT: JANGAN ADA YANG DILINDUNGI, ATURAN HARUS DITEGAKKAN TANPA PANDANG BULU
DIDUGA KPH LINDUNGI PANGKALAN KAYU & MEBEL TANPA IZIN DI TOLOKO TERNATE UTARA — MASYARAKAT: JANGAN ADA YANG DILINDUNGI, ATURAN HARUS DITEGAKKAN TANPA PANDANG BULU
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:26

FEDERALISME DARI PERSPEKTIF EKONOMI: INVESTASI BESAR, SIAPA MENIKMATI NILAI TAMBAH MALUKU UTARA

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29

Referee Assessor dan Komite Wasit PSSI Maluku Utara Sosialisasikan Regulasi 2026/2027 Dalam Mach Coordination Meeting di Sofifi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:53

Polisi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kedamaian, Sampaikan Aspirasi Secara Tertib

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:17

H-3 Family Gathering Phanicky Squad Ternate, Persiapan Capai 95 Persen

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:03

KPH Ternate Diminta Transparan soal Dugaan Legalitas Mebel di Toloko

Berita Terbaru