Kepala Puskesmas Babang Tegaskan Disiplin dan Kekompakan: Pelayanan Kesehatan Adalah Amanah

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BABANG, 9 SEPTEMBER 2026 — Kepala Puskesmas Babang, Noce Dumeda, menegaskan pentingnya kedisiplinan, kekompakan, serta tanggung jawab seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Noce Dumeda saat memimpin apel pagi yang diikuti tenaga kesehatan dan seluruh staf Puskesmas Babang, Rabu (9/9/2026).

Dalam arahannya, Noce menekankan bahwa disiplin bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab moral setiap petugas kesehatan. Menurutnya, kualitas pelayanan kepada masyarakat sangat bergantung pada keseriusan setiap pegawai dalam menjalankan tugas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

«“Tidak ada pelayanan yang baik tanpa kedisiplinan. Tidak ada kemajuan tanpa kekompakan. Saya minta kepada seluruh jajaran: datang tepat waktu, bertugas dengan sungguh-sungguh, dan saling bahu-membahu tanpa ada sekat-sekat,” tegas Noce.»

Ia mengatakan, kekompakan di lingkungan kerja akan menciptakan suasana pelayanan yang lebih baik. Sebaliknya, kurangnya disiplin dan koordinasi dapat berdampak langsung terhadap kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.

Noce juga mengingatkan seluruh petugas agar menjadikan masyarakat sebagai prioritas utama dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, setiap warga memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, ramah, profesional, dan berkeadilan.

“Jika kita kompak, masyarakat akan merasa dilayani dengan baik. Jika kita disiplin, kepercayaan masyarakat kepada kita akan tumbuh kuat,” ujarnya.

“Kita Ada untuk Melayani, Bukan Dilayani”

Dalam kesempatan tersebut, Noce juga memberikan peringatan tegas terhadap berbagai bentuk kelalaian dalam pelayanan, termasuk keterlambatan, sikap tidak ramah, maupun tindakan yang menunjukkan ketidakpedulian terhadap pasien.

Ia menegaskan bahwa setiap tenaga kesehatan dan staf harus memahami posisi mereka sebagai pelayan publik.

«“Kita ada di sini untuk melayani, bukan untuk dilayani. Jadilah teladan dengan sikap dan tindakan. Siapa pun yang melanggar aturan, akan ada tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.»

Menurut Noce, ketegasan terhadap kedisiplinan bukan dimaksudkan untuk menciptakan tekanan di lingkungan kerja, melainkan untuk membangun budaya kerja yang lebih profesional dan bertanggung jawab.

Apel pagi tersebut berlangsung tertib dan khidmat. Seluruh peserta mengikuti arahan pimpinan dengan penuh perhatian.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Puskesmas Babang bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada fasilitas dan tenaga medis, tetapi juga pada disiplin, integritas, komunikasi, serta kekompakan seluruh unsur di dalamnya.

Menutup arahannya, Noce kembali mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

«“Pelayanan kesehatan adalah amanah. Masyarakat percaya kepada kita, maka kita wajib memberikan yang terbaik. Kedisiplinan adalah kunci, kekompakan adalah kekuatan. Saya tidak minta hal yang mustahil. Saya hanya minta satu hal: jalankan tugas dengan jujur, tepat waktu, dan saling mendukung,” pungkasnya.»

Ia berharap seluruh jajaran Puskesmas Babang dapat terus menjaga semangat kebersamaan dan meningkatkan kualitas pelayanan sehingga kehadiran Puskesmas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Babang.

Penulis: Suparman RSI

Editor: Fhan

Berita Terkait

Polda Malut Amankan 5 Tersangka Kasus Konflik di Patani Barat, 3 Orang Masih dalam Pencarian
Capaian PKK Desa Fidy Jaya Tembus di Atas 80%, Kinerja Luar Biasa Dianugerahi Apresiasi Tinggi
GAIB AKAN GERUDUK KPK DAN PT HARUM ENERGY, DESAK DUGAAN SUAP RP10 MILIAR PT HSM DIUSUT TUNTAS
Penilaian 10 Program Pokok PKK Desa Fidy Jaya Digelar, Diimbau Tak Hanya Seremonial
Penasehat IPMI Menyoroti Dugaan Pemalakan dan Kekerasan di Jalan Labuha–Indari, Minta Evaluasi Kapolsek Bacan Bara
Diduga Korupsi Meliaran Rupiah, Kades Loleo Tantang Pemda Pecat Dirinya dengan Sumpah Potong Jari — Komitmen Bupati Dipertanyakan
ASN BPKAD Halsel Rustam Hamid Resmi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan
Diduga Korupsi Meliaran Rupiah, Kades Loleo Tantang Pemda Pecat Dirinya dengan Sumpah Potong Jari — Komitmen Bupati Dipertanyakan
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 23:55

Polda Malut Amankan 5 Tersangka Kasus Konflik di Patani Barat, 3 Orang Masih dalam Pencarian

Kamis, 24 September 2026 - 18:44

Capaian PKK Desa Fidy Jaya Tembus di Atas 80%, Kinerja Luar Biasa Dianugerahi Apresiasi Tinggi

Kamis, 24 September 2026 - 18:06

GAIB AKAN GERUDUK KPK DAN PT HARUM ENERGY, DESAK DUGAAN SUAP RP10 MILIAR PT HSM DIUSUT TUNTAS

Kamis, 24 September 2026 - 15:20

Penilaian 10 Program Pokok PKK Desa Fidy Jaya Digelar, Diimbau Tak Hanya Seremonial

Rabu, 23 September 2026 - 21:20

Penasehat IPMI Menyoroti Dugaan Pemalakan dan Kekerasan di Jalan Labuha–Indari, Minta Evaluasi Kapolsek Bacan Bara

Berita Terbaru