Halmahera selatan, 20 Agustus 2026 — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM-KANe Malut), Risal Sangaji, membantah pemberitaan sebelumnya yang mengatasnamakan LSM-KANe terkait dugaan pemajakan terhadap penambang lokal yang dikaitkan dengan Sadam Hadi.
Risal Sangaji menegaskan bahwa dirinya maupun pihak LSM-KANe tidak pernah memberikan pernyataan atau komentar sebagaimana yang diberitakan sebelumnya.
“Saya tidak pernah memberikan komentar terkait persoalan tersebut. Saya juga kaget mengapa pemberitaan itu mengatasnamakan LSM-KANe, sementara pihak LSM-KANe tidak pernah memberikan pernyataan sikap maupun dikonfirmasi sebelumnya,” ujar Risal Sangaji.
Menurut Risal, sebuah pemberitaan yang membawa nama organisasi seharusnya terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan. Hal tersebut penting agar informasi yang disampaikan kepada publik tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun merugikan pihak tertentu.
Ia juga mempertanyakan munculnya pemberitaan tersebut tanpa adanya konfirmasi kepada dirinya sebagai Ketua LSM-KANe Malut.
“Jangan mengatasnamakan LSM-KANe apabila tidak pernah ada konfirmasi kepada kami. LSM-KANe tidak pernah membuat pernyataan sikap terkait persoalan tersebut,” tegasnya.
Risal menambahkan, pihaknya menghargai kerja jurnalistik dan kebebasan pers, namun setiap informasi yang membawa nama organisasi harus dipastikan sumber dan konfirmasinya. Menurutnya, prinsip keberimbangan dan verifikasi tetap penting agar pemberitaan tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
LSM-KANe Malut, lanjut Risal, tidak ingin namanya digunakan untuk kepentingan atau persoalan tertentu tanpa sepengetahuan dan persetujuan organisasi.
Ia berharap ke depan setiap media yang hendak memberitakan sikap atau pernyataan LSM-KANe dapat melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pengurus yang berwenang.
“Sekali lagi saya tegaskan, LSM-KANe tidak pernah memberikan pernyataan seperti yang diberitakan sebelumnya. Jika ada pemberitaan yang mengatasnamakan LSM-KANe, maka harus dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak kami,” tutup Risal Sangaji.











