Ternate, 29 Juli 2026 – Menghadapi potensi kekeringan akibat dampak fenomena El Niño, Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara melakukan langkah kesiapsiagaan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Kelurahan Moya, Kota Ternate, dan Kelurahan Afa-Afa, Kota Tidore Kepulauan.
Sebanyak kurang lebih 56.000 liter air bersih telah didistribusikan guna memastikan ketersediaan air di bak-bak penampungan masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BWS Maluku Utara dalam menjaga ketahanan sumber daya air serta mengurangi dampak kekeringan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku Utara, M. Saleh Talib, menjelaskan bahwa penyaluran air bersih merupakan langkah antisipatif dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi menurunkan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Maluku Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain melakukan pendistribusian air bersih, BWS Maluku Utara juga membuka Layanan Tim Siaga Kekeringan yang siap melayani masyarakat selama 24 jam. Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih dapat menghubungi Call Center Tim Siaga Kekeringan BWS Maluku Utara di nomor 0823-4311-2991.

“Kami berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap air bersih, khususnya di wilayah yang mulai terdampak penurunan ketersediaan air akibat musim kemarau. BWS Maluku Utara akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap melakukan langkah-langkah penanganan sesuai kebutuhan,” ujar M. Saleh Talib.
Kegiatan pendistribusian air bersih ini akan terus dilakukan di wilayah-wilayah Maluku Utara yang terdampak kekeringan berdasarkan hasil pemantauan dan kebutuhan di lapangan. Melalui Tim Siaga Kekeringan, BWS Maluku Utara berkomitmen memberikan layanan yang cepat, responsif, dan tepat sasaran guna memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap air bersih selama musim kemarau.
Dengan semangat “Cari, Temukan, Eksekusi”, BWS Maluku Utara terus bergerak mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, menemukan solusi yang tepat, dan mengeksekusi langkah nyata di lapangan. Komitmen ini menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik, memastikan ketersediaan air bersih, serta memperkuat ketahanan sumber daya air bagi masyarakat di seluruh wilayah Maluku Utara. (**)











