GMD Desak Pengadilan Negeri Labuha Usut Dugaan Penyelewengan Dana Desa Dowora

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Labuha,newsline.id_15 Juli 2025 – Gerakan Mahasiswa Dowora (GMD) kembali mengguncang publik dengan aksi vokal mereka menuntut transparansi dan keadilan terkait dugaan penyelewengan dana desa (DD) ratusan juta rupiah oleh Kepala Desa (Kades) Dowora, Eli Saleh. Dalam pernyataan resminya, GMD mengecam keras ketidakjelasan pengelolaan dana desa yang diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, meninggalkan sejumlah agenda pembangunan, seperti penerangan jalan dan kebutuhan masyarakat lainnya, dalam ketidakpastian.

Ketua Umum GMD, dalam keterangan persnya, menyatakan bahwa pihaknya telah berulang kali meminta Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan untuk memeriksa pengelolaan dana desa di Dowora. Meski tim Inspektorat telah turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan langsung, hasilnya hingga kini tidak pernah dipublikasikan. “Kami menduga ada kontrak politik antara Inspektorat dan Kades Dowora, sehingga laporan pemeriksaan tidak transparan dan tidak sesuai prosedur pengawasan,” tegas Ketum GMD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

GMD pun mendesak Pengadilan Negeri Labuha untuk turun tangan dan memproses kasus ini secara hukum. Mereka menuntut hasil pemeriksaan Inspektorat segera diserahkan ke pengadilan untuk menjadi dasar penegakan hukum terhadap dugaan penyelewengan dana desa oleh Eli Saleh. “Kami ingin keadilan bagi masyarakat Dowora. Dana desa adalah hak rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujar Ketum GMD.

Hering dengan Bupati Tanpa Tindak Lanjut

Sebelumnya, GMD telah menggelar audiensi dengan Bupati Halmahera Selatan, Ali Bassam Kasuba, bersama mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD), yang kini menjabat sebagai Kepala Inspektorat, Ilham Abubakar. Dalam pertemuan tersebut, Bupati berjanji bahwa Kadis DMPD akan segera memeriksa Kades Dowora terkait pengelolaan dana desa. Namun, hingga kini, GMD menilai tidak ada tindakan nyata dari pihak berwenang.

Janji Bupati hanya isapan jempol. Tidak ada tindak lanjut dari Kadis DMPD, yang sekarang menjadi Kadis Inspektorat. Ini menunjukkan kegagalan Bupati dalam mengontrol roda pemerintahan,” kritik Ketum GMD. Mereka menilai Bupati Ali Bassam Kasuba tidak berkomitmen menangani kasus ini, sehingga memicu kecurigaan adanya pembiaran terhadap dugaan penyimpangan.

Tuntutan Evaluasi Kadis Inspektorat

GMD juga menyoroti kinerja Ilham Abubakar, yang diduga lalai dalam menjalankan tugas pengawasan sebagai Kadis Inspektorat. Mereka meminta Bupati segera mengevaluasi kinerja Ilham, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis DMPD dan dianggap tidak bertanggung jawab atas janji pemeriksaan kasus Dowora.

Jika Bupati terus mempertahankan Kadis Inspektorat yang tidak profesional, ini akan menjadi cerita buruk bagi kepemimpinannya,” tegas GMD.

Langkah Hukum dan Harapan Masyarakat

GMD berharap Pengadilan Negeri Labuha dapat mengambil langkah tegas untuk mengusut dugaan penyelewengan dana desa ini. Mereka menegaskan bahwa kasus ini bukan hanya soal kerugian keuangan, tetapi juga tentang keadilan bagi masyarakat Dowora yang berhak menikmati hasil pembangunan dari dana desa.

Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Tidak boleh ada ruang bagi oknum yang menyalahgunakan amanah rakyat,” pungkas Ketum GMD.

Kasus ini menjadi sorotan publik di Halmahera Selatan, dengan masyarakat setempat menantikan respons cepat dari pihak berwenang. GMD berjanji akan terus melakukan aksi dan pengawasan hingga keadilan ditegakkan, sembari mengajak masyarakat Dowora untuk bersatu mendukung perjuangan ini.

TIM/RED

Berita Terkait

Dirjen KEMENDIKDASMEN Kunjungi Pelaksanaan TKA Hari Pertama di Maluku Utara
Keceriaan Pagi di Bumi Saruma: UMKM Milenial dan Senam Nusantara Hidupkan Semangat Kebersamaan Warga
Tragedi di Tengah Tambang: Kisah Pilu Lex, Pekerja yang Terhempas Derita Batin Setelah Dikhianati Istri.
Harapan Baru Petani Sidomulyo: Saluran Pembuangan Dimulai, Kepala Desa Sirun Pimpin Perjuangan Menuju Sembada Pangan
PLN UP3 Sofifi Sukses Nyalakan Kantor BPKP Maluku Utara, Perkuat Infrastruktur Pemerintahan Regional
Kapolres Halmahera Selatan dan ibu Bhayangkari Kunjungi SLB Labuha, Berbagi Santunan dan Kasih Sayang terhadap anak anak.
Kunjungan Hangat Kapolres Halsel ke SLB Negeri Labuha: Santunan untuk Anak Tunadaksa dan Tunarungu, Janji Dukungan Abadi
Danlanal Ternate Dukung Kegiatan Presiden RI dalam Program Ketahanan Pangan TNI AL Tahun 2025
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 19:22

Dirjen KEMENDIKDASMEN Kunjungi Pelaksanaan TKA Hari Pertama di Maluku Utara

Minggu, 2 November 2025 - 19:21

Keceriaan Pagi di Bumi Saruma: UMKM Milenial dan Senam Nusantara Hidupkan Semangat Kebersamaan Warga

Minggu, 2 November 2025 - 18:08

Tragedi di Tengah Tambang: Kisah Pilu Lex, Pekerja yang Terhempas Derita Batin Setelah Dikhianati Istri.

Sabtu, 1 November 2025 - 21:36

Harapan Baru Petani Sidomulyo: Saluran Pembuangan Dimulai, Kepala Desa Sirun Pimpin Perjuangan Menuju Sembada Pangan

Sabtu, 1 November 2025 - 18:01

PLN UP3 Sofifi Sukses Nyalakan Kantor BPKP Maluku Utara, Perkuat Infrastruktur Pemerintahan Regional

Berita Terbaru