HMI Kota Ternate Desak Pembebasan 11 Warga Adat Maba Sangaji, Tuntut Gubernur Turun Tangan

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE_newsline.id_Ternate Provinsi Maluku Utara kembali diselimuti kabut hitam, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate kembali menggelar aksi demonstrasi di kediaman Gubernur Maluku Utara di Kota Ternate, Kamis (29/5/2025), pukul 11.00 WIT.

Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya di Mapolda Malut dan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, yang bertujuan mendesak pembebasan 11 warga adat Maba Sangaji yang ditahan oleh Polda Malut.

Para mahasiswa HMI mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara untuk menemui mereka dan mendengarkan langsung pernyataan sikap terkait penahanan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan mereka ke kediaman Gubernur merupakan tindak lanjut dari janji Asisten 1 Gubernur yang menyatakan bahwa pemimpin daerah akan hadir dan bertemu massa aksi pada hari itu.

Kekecewaan tergambar jelas ketika hingga aksi dimulai, Gubernur dan Wakil Gubernur belum juga muncul.

Massa aksi menegaskan bahwa penahanan 11 warga adat tersebut merupakan bentuk kriminalisasi yang diduga terkait konflik dengan pihak tambang.

Mereka menilai penahanan tersebut tidak adil dan menuntut pembebasan segera. Aksi ini juga diwarnai kecurigaan adanya intervensi pihak tertentu untuk menghentikan demonstrasi tersebut.

Ketua Umum HMI Cabang Ternate, Yusril Buang, menegaskan komitmen organisasi untuk terus memperjuangkan hak-hak masyarakat dan menuntut pembebasan 11 warga Maba Sangaji serta pencabutan IUP (Izin Usaha Pertambangan) di Halmahera Timur.

Ia menekankan bahwa HMI tidak terpengaruh oleh kepentingan politik dan akan tetap konsisten pada visi dan misi organisasi.

“Kami bukan orang yang rakus jabatan, kami hanya menjalankan visi misi organisasi, kami tidak berpihak kepada siapapun itu,” tegas salah satu orator aksi.

Aksi HMI Cabang Ternate ini menunjukkan kepedulian organisasi terhadap permasalahan sosial dan penegakan hukum di Maluku Utara, dan menjadi sorotan atas dugaan kriminalisasi terhadap warga adat yang tengah berjuang atas hak-hak mereka.

Keberanian mereka menghadapi potensi intervensi menunjukkan komitmen yang kuat dalam memperjuangkan keadilan.

Hingga berita ini diturunkan  Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda belum memberikan tanggapan resmi atas kritik yang dilontarkan oleh organisasi HMI Kota Ternate.

Penulis: Rahmat Ikram

Berita Terkait

FEDERALISME DARI PERSPEKTIF EKONOMI: INVESTASI BESAR, SIAPA MENIKMATI NILAI TAMBAH MALUKU UTARA
Referee Assessor dan Komite Wasit PSSI Maluku Utara Sosialisasikan Regulasi 2026/2027 Dalam Mach Coordination Meeting di Sofifi
Polisi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kedamaian, Sampaikan Aspirasi Secara Tertib
H-3 Family Gathering Phanicky Squad Ternate, Persiapan Capai 95 Persen
KPH Ternate Diminta Transparan soal Dugaan Legalitas Mebel di Toloko
PASIEN SAKIT KEPALA DITOLAK PUSKESMAS SIKO — TIGA PETUGAS DUDUK SANTAI: “SUDAH TUTUP”, JAM 12 SIANG PELAYANAN DIHENTIKAN, MASYARAKAT DESAK TINDAKAN TEGAS
DIDUGA KPH LINDUNGI PANGKALAN KAYU & MEBEL TANPA IZIN DI TOLOKO TERNATE UTARA — MASYARAKAT: JANGAN ADA YANG DILINDUNGI, ATURAN HARUS DITEGAKKAN TANPA PANDANG BULU
DIDUGA KPH LINDUNGI PANGKALAN KAYU & MEBEL TANPA IZIN DI TOLOKO TERNATE UTARA — MASYARAKAT: JANGAN ADA YANG DILINDUNGI, ATURAN HARUS DITEGAKKAN TANPA PANDANG BULU
Berita ini 171 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:26

FEDERALISME DARI PERSPEKTIF EKONOMI: INVESTASI BESAR, SIAPA MENIKMATI NILAI TAMBAH MALUKU UTARA

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29

Referee Assessor dan Komite Wasit PSSI Maluku Utara Sosialisasikan Regulasi 2026/2027 Dalam Mach Coordination Meeting di Sofifi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:53

Polisi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kedamaian, Sampaikan Aspirasi Secara Tertib

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:17

H-3 Family Gathering Phanicky Squad Ternate, Persiapan Capai 95 Persen

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:03

KPH Ternate Diminta Transparan soal Dugaan Legalitas Mebel di Toloko

Berita Terbaru