Ternate — Universitas Terbuka (UT) Ternate kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi di wilayah kepulauan dengan mewisuda 320 lulusan pada Tahun Akademik 2026.
Prosesi wisuda yang digelar di Bella Hotel, Rabu (6/5/2026), berlangsung khidmat dan penuh haru. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, bersama sejumlah tamu undangan dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Universitas Terbuka, Dr. Hendrian, menekankan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan puncak dari perjalanan panjang yang sarat perjuangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini adalah hari istimewa. Di balik setiap nama yang dipanggil, ada kisah kerja keras, pengorbanan, dan ketekunan. Banyak lulusan yang harus membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan studi, namun tetap mampu bertahan hingga mencapai titik ini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para lulusan untuk memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Jadilah lulusan yang membawa ilmu untuk menerangi, bukan meninggikan diri. Bangun Maluku Utara dengan pengetahuan, dan bangun Indonesia dengan integritas,” pesannya.
Sementara itu, Direktur UT Ternate, Dr. Muhlis Hafel, menyampaikan bahwa Universitas Terbuka terus menjadi solusi strategis bagi masyarakat Maluku Utara dalam mengakses pendidikan tinggi, terutama di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan.
“Dengan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, masyarakat tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun daerah tempat tinggal,” jelasnya.
Hingga tahun 2026, UT Ternate telah melayani sebanyak 3.245 mahasiswa dari berbagai latar belakang, mulai dari guru, aparatur sipil negara (ASN), tenaga kesehatan, hingga masyarakat umum.
Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan yang fleksibel dan inklusif.
Untuk menunjang layanan akademik, UT Ternate juga menghadirkan berbagai sentra layanan di wilayah strategis guna memudahkan mahasiswa, mulai dari proses registrasi hingga pelaksanaan ujian.
Tak hanya itu, sebanyak 793 mahasiswa tercatat menerima beasiswa pendidikan, dengan kontribusi terbesar berasal dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Muhlis turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, di antaranya Gubernur Maluku Utara Sherly Joanda, Bupati Halmahera Tengah Dr. Ikram Sangaji, serta Bupati Pulau Taliabu Salsabilla Mus.
“Wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan pengabdian yang lebih besar kepada masyarakat dan bangsa,” pungkasnya.
Wisuda ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi, sekaligus mempertegas peran UT sebagai jembatan bagi masyarakat kepulauan dalam menggapai masa depan yang lebih baik.
Penulis : Rahmat Ikram











