Bupati Cup 2025 Zona Makian Terhambat: Absennya Empat Desa Ciptakan Kekosongan Laga

Minggu, 12 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan, newsline.id– Turnamen Bupati Cup Halmahera Selatan 2025 Zona Makian, yang digadang-gadang sebagai ajang bergengsi untuk memupuk sportivitas dan semangat pemuda, kini menghadapi tantangan serius. Selama dua hari berturut-turut, lapangan Gelora Sangapati, pusat kegiatan turnamen ini, terlihat sepi tanpa satu pun pertandingan. Penyebabnya, empat desa yang dijadwalkan bertanding—Sebeleu, Tagono, Meteketen, dan Talapao—tidak hadir tanpa pemberitahuan yang jelas, mengganggu kelancaran kompetisi.

Ketua Panitia Zona Makian, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan kekecewaannya atas situasi ini.

“Kami telah mengirimkan undangan resmi dan jadwal pertandingan jauh-jauh hari. Ketidakhadiran desa-desa ini tanpa alasan yang jelas sangat disayangkan. Jika situasi ini berlanjut, kami terpaksa melaporkan ke panitia kabupaten untuk langkah lebih lanjut,” tegasnya, Kamis (9/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Absennya keempat desa ini tidak hanya mengganggu jadwal pertandingan, tetapi juga meredupkan semangat penonton yang telah menantikan laga sengit di lapangan. Gelora Sangapati, yang biasanya bergemuruh dengan sorak-sorai pendukung, kini hanya dipenuhi keheningan. Warga setempat pun mulai mempertanyakan komitmen desa-desa tersebut dalam mendukung ajang yang bertujuan memajukan olahraga dan kebersamaan ini.

Spekulasi pun bermunculan di kalangan warga. Salah satu dugaan yang mencuat adalah kemungkinan kepala desa dari keempat desa tersebut enggan menanggung risiko kerugian, baik dari segi finansial maupun logistik, untuk mengikutsertakan tim mereka. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak desa terkait alasan ketidakhadiran mereka.

Meski demikian, panitia menegaskan bahwa turnamen akan tetap berjalan dengan melibatkan desa-desa lain yang telah menunjukkan kesiapan dan antusiasme.

“Kami tidak ingin semangat Bupati Cup redup hanya karena kendala ini. Kompetisi akan dilanjutkan, dan kami akan memastikan sportivitas tetap terjaga,” ujar salah satu anggota panitia.

Warga Halmahera Selatan berharap insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Mereka mendesak agar komunikasi antara panitia dan desa-desa peserta diperkuat demi mencegah kekosongan serupa di masa mendatang.

“Bupati Cup adalah kebanggaan kami. Semua pihak harus serius, mulai dari panitia hingga peserta, agar turnamen ini benar-benar menjadi ajang yang membanggakan,” ungkap seorang warga Makian.

Dengan komitmen panitia untuk melanjutkan turnamen dan dukungan masyarakat yang masih tinggi, Bupati Cup 2025 diharapkan tetap menjadi simbol kebersamaan dan semangat juang pemuda Halmahera Selatan. Namun, kejadian ini menjadi pengingat bahwa kedisiplinan dan kerja sama adalah kunci keberhasilan sebuah kompetisi.

Redaksi: Nasrun

Berita Terkait

LSM KANe: Kades Loleo Edi Amus Tinggalkan Tugas 8 Bulan, Pemda Halsel Diminta Jangan Tutup Mata!  
Diduga Terjadi Penyalahgunaan Dana Desa Loleo, LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Proses Hukum Kepala Desa dan Bendahara
Tiang Listrik atau Batang Pohon? Penampakan di Jalan menuju Desa Suma Tinggi Tuai Perhatian Publik
Klarifikasi Kapus Lelilef Terkait Pemberitaan Operasional Ambulans: Pelayanan Tetap Berjalan, Kendala Utama Keterbatasan Tenaga Sopir
Diduga Terjadi Penyalahgunaan Dana Desa Loleo, LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Proses Hukum Kepala Desa dan Bendahara
Audit Khusus Dana Desa Loleo, Kades dan Sekdes Absen karena Alasan Sakit, LSM-KANe Malut Soroti Kejanggalan
Ilham Saleh: Yakin Brasil Raih Gelar Juara Piala Dunia 2026 dan Tambah Bintang Keenam
LSM-KANe Malut Desak Inspektorat Segera Serahkan Hasil Audit Dana Desa Loleo ke Kejaksaan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:40

LSM KANe: Kades Loleo Edi Amus Tinggalkan Tugas 8 Bulan, Pemda Halsel Diminta Jangan Tutup Mata!  

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:03

Diduga Terjadi Penyalahgunaan Dana Desa Loleo, LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Proses Hukum Kepala Desa dan Bendahara

Senin, 29 Juni 2026 - 21:10

Tiang Listrik atau Batang Pohon? Penampakan di Jalan menuju Desa Suma Tinggi Tuai Perhatian Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 18:31

Klarifikasi Kapus Lelilef Terkait Pemberitaan Operasional Ambulans: Pelayanan Tetap Berjalan, Kendala Utama Keterbatasan Tenaga Sopir

Senin, 29 Juni 2026 - 18:09

Diduga Terjadi Penyalahgunaan Dana Desa Loleo, LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Proses Hukum Kepala Desa dan Bendahara

Berita Terbaru