Gunung Ibu Kembali Aktif, Lontarkan Asap Putih-Kelabu Setinggi 800 Meter

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Barat, newsline.id– Gunung Ibu, gunung api aktif di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu, pada Jumat (10/10/2025), gunung ini mencatatkan 127 kali letusan dalam kurun waktu 24 jam. Kolom asap berwarna putih hingga kelabu teramati membumbung setinggi 500 hingga 800 meter di atas puncak kawah, menandakan aktivitas yang kian intens.

Pengamat Gunung Ibu, M. Saum Amin, menjelaskan bahwa pengamatan menunjukkan aktivitas kegempaan yang beragam.

“Tercatat 1 gempa hembusan, 20 kali gempa tremor harmonik, 5 kali gempa tornillo, 165 kali gempa low frekuensi, 271 kali gempa vulkanik dangkal, 3 kali gempa vulkanik dalam, 4 kali gempa tektonik lokal, 1 kali gempa terasa, dan 14 kali gempa tektonik jauh,” ungkap Saum pada Sabtu (11/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data ini menggambarkan tingkat aktivitas geologis yang tinggi di Gunung Ibu.

Dengan kondisi ini, Gunung Ibu tetap berada pada status Level II (Waspada). Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Sebagai langkah antisipasi tambahan, zona kewaspadaan diperluas hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di sisi utara, yang merupakan area paling rawan terhadap aktivitas vulkanik.

M. Saum juga mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi hujan abu yang dapat terjadi akibat letusan.

“Jika hujan abu terjadi, kami menyarankan masyarakat menggunakan pelindung seperti masker dan kacamata saat beraktivitas di luar rumah untuk menjaga kesehatan pernapasan dan mata,” tambahnya.

Pos Pengamatan Gunung Ibu terus memantau aktivitas gunung yang dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia ini. Masyarakat di sekitar Gunung Ibu diminta untuk tetap tenang namun waspada, serta hanya mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hal ini penting untuk menghindari informasi yang tidak akurat yang dapat memicu kepanikan.

Peningkatan aktivitas Gunung Ibu ini menjadi pengingat akan dinamika alam yang terus bergerak. Masyarakat diimbau untuk mematuhi zona aman yang telah ditetapkan dan selalu siaga menghadapi kemungkinan eskalasi aktivitas vulkanik.(**)

Berita Terkait

Kapolri Mutasi Pejabat di Polda Maluku Utara, Wakapolda hingga Dir Reskrimsus Berganti
Masyarakat Desa Lelewi Apresiasi Kinerja Kepala Desa, 14 Rumah Terima Bantuan Rehabilitasi BSPS
PS Mekarsari Juara Dodaga Cup I, Ketua KONI Haltim Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan
Sampah Berserakan di Jalan Lintas Provinsi Desa Lelilef Waibulan, Weda Tengah, Halmahera Tengah
Diduga Tak Kantongi Izin Sah, UD Pratama Mebel di Garoju Disorot, Polda Malut Diminta Turun Tangan
TIDORE MEMANGGIL! GENERASI MUDA SULTAN NUKU GUGAT 81 TAHUN PERJALANAN NEGARA — REFERENDUM, FEDERALISME, DAN KEDAULATAN RAKYAT DISERUKAN
Semangat Kemerdekaan, Polda Malut Perkuat Kekompakan Lewat Ajang Lomba
Kapolda Maluku Utara Hadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Sofifi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:09

Kapolri Mutasi Pejabat di Polda Maluku Utara, Wakapolda hingga Dir Reskrimsus Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:40

Masyarakat Desa Lelewi Apresiasi Kinerja Kepala Desa, 14 Rumah Terima Bantuan Rehabilitasi BSPS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:13

PS Mekarsari Juara Dodaga Cup I, Ketua KONI Haltim Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:54

Sampah Berserakan di Jalan Lintas Provinsi Desa Lelilef Waibulan, Weda Tengah, Halmahera Tengah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:34

Diduga Tak Kantongi Izin Sah, UD Pratama Mebel di Garoju Disorot, Polda Malut Diminta Turun Tangan

Berita Terbaru