Halmahera Selatan, newsline.id— Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, Madrasah Aliyah (MA) Alkhairaat Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, menyelenggarakan kegiatan reflektif yang sarat makna. Usai melaksanakan upacara bendera di halaman sekolah, para guru dan siswa melanjutkan momentum peringatan dengan dua agenda penting: ziarah ke makam para Sultan Bacan dan kunjungan ke Kedaton Kesultanan Bacan untuk berdiskusi mengenai sejarah serta warisan budaya lokal.
Kepala MA Alkhairaat Labuha menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter dan penanaman nilai historis bagi peserta didik.
“Kami ingin siswa-siswi belajar langsung dari sumber sejarah, memahami peran besar Kesultanan Bacan dalam perjalanan Maluku Utara, dan menumbuhkan rasa hormat terhadap para pendahulu,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan ziarah, para siswa diajak mendoakan arwah para Sultan yang telah berjasa membangun peradaban dan mempertahankan kedaulatan daerah. Sementara di Kedaton Kesultanan Bacan, rombongan disambut hangat oleh pihak Kesultanan yang kemudian memaparkan sejarah panjang Kesultanan Bacan, termasuk kontribusinya dalam jaringan perdagangan dan penyebaran Islam di wilayah Nusantara bagian timur.

Kegiatan ini menjadi media pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori dengan realitas sejarah. Melalui pengalaman langsung di lapangan, siswa-siswi diajak untuk memahami bahwa sejarah bukan sekadar kumpulan tanggal dan peristiwa, tetapi juga cermin identitas dan akar budaya mereka.
“Sejarah lokal penting untuk dikenalkan kepada generasi muda, karena tidak semua kisah perjuangan leluhur kita tercatat dalam buku pelajaran nasional. Lewat kunjungan seperti ini, mereka belajar menghargai warisan dan memahami jati diri daerahnya,” tambah salah satu guru pendamping.
Kunjungan ke Kedaton Bacan juga menjadi sarana memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya dan nilai-nilai local wisdom yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Melalui kegiatan ini, MA Alkhairaat Labuha berharap dapat menumbuhkan semangat kebangsaan, memperdalam kecintaan terhadap daerah, serta menegaskan bahwa perjuangan dan kepahlawanan tidak hanya milik masa lalu, tetapi juga bagian dari tanggung jawab generasi kini untuk menjaga dan melanjutkannya.


Penulis : Suparman












