Kantor Desa Kembali Dipalang, Masyarakat Desa Loleo Desak Bupati Copot Kades Edi Amus

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha, Halmahera Selatan, 22 Juni 2026 – Masyarakat Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, kembali melakukan aksi pemalangan Kantor Desa Loleo sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan Kepala Desa Edi Amus.

Dalam aksi tersebut, masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, khususnya Bupati Halmahera Selatan, agar segera mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi dan mencopot Kepala Desa Loleo dari jabatannya.

Menurut sejumlah warga, tuntutan tersebut muncul setelah adanya hasil audit yang dilakukan oleh pihak Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan. Warga menduga terdapat penyalahgunaan Dana Desa yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Dugaan tersebut memicu kekecewaan masyarakat dan menimbulkan tuntutan agar proses penegakan hukum serta transparansi pengelolaan keuangan desa segera dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi pemalangan kantor desa dilakukan sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah daerah agar memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang terjadi di Desa Loleo. Masyarakat berharap hasil audit dapat ditindaklanjuti secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Kepala Desa Edi Amus terkait tuntutan masyarakat maupun dugaan penyalahgunaan Dana Desa yang disampaikan warga. Pemerintah daerah dan pihak terkait juga diharapkan dapat memberikan penjelasan resmi guna menjaga objektivitas informasi serta menghindari kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

Masyarakat Desa Loleo menegaskan akan terus mengawal proses penyelesaian persoalan tersebut hingga ada kejelasan dan tindakan konkret dari pihak yang berwenang.

Berita Terkait

USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS*
Puskesmas Wayaua Disorot,Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat
Puskesmas Wayaua Disorot, Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat
IPTU Sukardi Sain Tegaskan Kasus Kepsek SDN 84 Halsel Segera Naik Penyidikan
LSM-KANe Akan Laporkan Tiga Kepala Desa ke Kejaksaan Negeri Labuha
Masyarakat Desa Loleo Pertanyakan Anggaran Masjid Ratusan Juta, “Uangnya ke Mana
SEKRETARIS LSM KANe PERTANYAKAN TUGAS PENGAWASAN: BERAPA BANYAK ANGGARAN DANA DESA YANG BERHASIL DISELAMATKAN INSPEKTORAT? KADES LOLEO EDI AMUS DIDUGA SALAHGUNAKAN DANA HINGGA RATUSAN JUTA SAMPAI MILIAR, JADI TANTANGAN BESAR
Ketua LSM-KANe Bantah Pemberitaan Sebelumnya Terkait Dugaan Pemajakan Penambang Lokal oleh Sadam Hadi
Berita ini 270 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:50

USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS*

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:23

Puskesmas Wayaua Disorot,Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:38

Puskesmas Wayaua Disorot, Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:04

IPTU Sukardi Sain Tegaskan Kasus Kepsek SDN 84 Halsel Segera Naik Penyidikan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56

LSM-KANe Akan Laporkan Tiga Kepala Desa ke Kejaksaan Negeri Labuha

Berita Terbaru