HALMAHERA SELATAN — Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, proses belajar mengajar di sejumlah sekolah di Kabupaten Halmahera Selatan mulai berjalan. Namun, kondisi berbeda disebut terjadi di SD Negeri 241 Halmahera Selatan.
Sekolah tersebut menjadi sorotan setelah hingga dimulainya proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru, belum terlihat adanya calon siswa baru yang mengikuti proses penerimaan peserta didik untuk Tahun Ajaran 2026/2027.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Sebab, penerimaan peserta didik baru merupakan bagian penting dalam keberlangsungan satuan pendidikan, khususnya sekolah dasar yang setiap tahun diharapkan menerima peserta didik baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertanyaan pun muncul: mengapa hingga Tahun Ajaran 2026/2027 dimulai, SD Negeri 241 Halsel belum memiliki siswa baru?
Apakah persoalan tersebut berkaitan dengan belum optimalnya pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, persoalan manajemen sekolah, atau faktor lain yang menyebabkan tidak adanya calon peserta didik baru?
Situasi ini semakin menjadi perhatian karena proses belajar mengajar tetap berjalan, sementara pada saat yang sama tidak ada siswa baru yang masuk pada tahun ajaran 2026/2027.
Kondisi tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dari Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan. Sebagai instansi yang memiliki kewenangan dalam pembinaan dan pengawasan satuan pendidikan, Dinas Pendidikan diharapkan segera melakukan klarifikasi dan evaluasi terhadap kondisi yang terjadi di SD Negeri 241 Halsel.
Evaluasi dinilai penting untuk memastikan apakah proses penerimaan peserta didik baru telah dilaksanakan sesuai ketentuan, apakah panitia PPDB telah dibentuk, serta apakah masyarakat telah mendapatkan informasi yang cukup mengenai penerimaan siswa baru di sekolah tersebut.
Sejumlah pihak juga mempertanyakan kinerja manajemen sekolah. Kepala sekolah sebagai pimpinan satuan pendidikan memiliki tanggung jawab dalam memastikan seluruh program sekolah berjalan, termasuk persiapan dan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru.
“Kalau benar sampai tahun ajaran baru sudah dimulai tetapi belum ada siswa baru, tentu ini harus dipertanyakan. Dinas Pendidikan perlu turun langsung untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi,” ujar salah satu pihak yang meminta agar persoalan tersebut segera dievaluasi.
Masyarakat berharap persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Sebab, keberlangsungan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh tersedianya tenaga pendidik dan proses belajar mengajar, tetapi juga oleh kemampuan sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan dan menarik kepercayaan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, masih diperlukan penjelasan resmi dari pihak SD Negeri 241 Halsel dan Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan terkait kondisi tersebut.
Publik kini menunggu jawaban atas pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat: Tahun Ajaran 2026/2027 sudah dimulai, proses belajar mengajar berjalan, tetapi mengapa SD Negeri 241 Halsel belum memiliki siswa baru? Ada apa sebenarnya?











