HALMAHERA SELATAN – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SDN 241 Halmahera Selatan yang berlokasi di Desa Kou Bala Bala menjadi sorotan. Sekolah tersebut diduga belum membentuk panitia PPDB, padahal tahun ajaran baru telah berjalan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, hingga saat ini belum ada satu pun calon peserta didik baru yang terdaftar di SDN 241 Halmahera Selatan. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah tersebut.
Seorang sumber yang mengikuti perkembangan pendidikan di wilayah itu menyatakan, pembentukan panitia PPDB merupakan tahapan penting yang seharusnya dilakukan setiap memasuki tahun ajaran baru. Namun, hingga kini hal tersebut diduga belum dilaksanakan oleh pihak sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini menjadi persoalan serius. Jika benar panitia PPDB belum dibentuk dan belum ada siswa yang mendaftar, maka kondisi ini harus segera menjadi perhatian pemerintah daerah agar tidak berdampak terhadap keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah,” ujarnya.
Selain belum terbentuknya panitia PPDB, minimnya jumlah pendaftar juga dinilai menjadi indikator yang perlu segera dievaluasi. Apabila kondisi tersebut terus dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak pada aktivitas pendidikan di SDN 241 Halmahera Selatan.
Karena itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan didesak untuk segera melakukan evaluasi terhadap Kepala SDN 241 Halmahera Selatan, Rasma Abubakar, guna memastikan proses PPDB berjalan sesuai ketentuan serta mengetahui penyebab belum adanya peserta didik baru yang mendaftar.
Evaluasi tersebut dinilai penting agar pemerintah memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi sekolah, termasuk memastikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SDN 241 Halmahera Selatan, Rasma Abubakar, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan belum dibentuknya panitia PPDB maupun belum adanya siswa baru yang terdaftar. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan agar pemberitaan tetap berimbang.











