15 Wilayah Laut Indonesia Berpotensi Dilanda Gelombang 4 Meter

Minggu, 24 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai 4 meter di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada Minggu (24/8).

Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG menjelaskan, kondisi ini dipicu oleh bibit siklon tropis 90W yang terpantau di Laut China Selatan. Fenomena tersebut menimbulkan pola angin kencang yang berdampak pada tinggi gelombang di beberapa perairan.

BMKG mencatat sedikitnya 15 perairan yang berpotensi mengalami gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter, di antaranya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perairan Barat Kepulauan Mentawai

  • Perairan Enggano – Bengkulu
  • Perairan Barat Lampung
  • Samudra Hindia Barat Sumatra
  • Selat Sunda Bagian Selatan
  • Perairan Selatan Jawa hingga NTB
  • Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTB
  • Perairan Selatan Pulau Sumba
  • Laut Sawu
  • Perairan Kupang – Rote
  • Laut Timor bagian selatan NTT
  • Perairan Utara Papua Barat hingga Papua
  • Samudra Pasifik Utara Papua Barat hingga Papua
  • Perairan Halmahera
  • Laut Maluku Bagian Utara

Imbauan BMKG

BMKG meminta masyarakat, terutama nelayan, pelaku pelayaran, dan wisata bahari, untuk mewaspadai kondisi ini. Kapal nelayan, kapal tongkang, hingga kapal feri diimbau menunda perjalanan jika memungkinkan, terutama di wilayah dengan kategori gelombang tinggi.

Kami mengimbau agar masyarakat pesisir meningkatkan kewaspadaan. Gelombang tinggi bisa berbahaya bagi keselamatan pelayaran, terutama kapal kecil,” ujar Kepala BMKG Maritim.

Dampak yang Mungkin Terjadi

Aktivitas pelayaran dan penyeberangan berisiko terganggu.

Wisata bahari seperti snorkeling, diving, atau aktivitas pantai perlu dihindari sementara waktu.

Potensi banjir rob di pesisir selatan Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

BMKG menegaskan, peringatan ini berlaku hingga 24 jam ke depan dan masyarakat diminta rutin memantau update resmi cuaca maritim melalui situs dan aplikasi BMKG. (*)

Berita Terkait

Di senja sore hari kegembiraan terasa hangat di Kantor Wakil Menteri Perhubungan bersama para kepala daerah dari Maluku Utara.
BWS Maluku Utara Raih Penghargaan Brand Journalism Terbaik untuk Publikasi Media Sosial
Hari Jurnalis Internasional: Menghargai Peran Vital Pewarta dalam Menjaga Ruang Publik Tetap Jernih oleh Fakta
5 Cara Atasi Kebiasaan Terbangun Tengah Malam, Biar Tidurmu Lebih Nyenyak!
Anggaran Nganggur” di Bank Daerah Capai Triliunan, Menteri Purbaya Sentil Keras: “Ini Bukan Kotak Amal!
AMMUAKOJA Desak KPK Tetapkan EG Sebagai Tersangka Kasus Suap Tambang Maluku Utara
Program Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Rutan Ambon Kembali Panen Sayur Pakcoy
Scarlett: Brand Kecantikan Felicya Angelista yang Menguasai Hati Gen Z dan Milenial
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:27

Di senja sore hari kegembiraan terasa hangat di Kantor Wakil Menteri Perhubungan bersama para kepala daerah dari Maluku Utara.

Sabtu, 20 Desember 2025 - 07:55

BWS Maluku Utara Raih Penghargaan Brand Journalism Terbaik untuk Publikasi Media Sosial

Rabu, 19 November 2025 - 22:24

Hari Jurnalis Internasional: Menghargai Peran Vital Pewarta dalam Menjaga Ruang Publik Tetap Jernih oleh Fakta

Senin, 10 November 2025 - 21:18

5 Cara Atasi Kebiasaan Terbangun Tengah Malam, Biar Tidurmu Lebih Nyenyak!

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 13:41

Anggaran Nganggur” di Bank Daerah Capai Triliunan, Menteri Purbaya Sentil Keras: “Ini Bukan Kotak Amal!

Berita Terbaru