Halsel, newsline.id_Pagi dini hari tadi, minggu (22/6/2025), banjir melanda sejumlah wilayah akibat luapan air dari Kali Inggoi. Bencana ini diduga dipicu oleh kelalaian kontraktor yang dengan sengaja menutup atau memperkecil aliran hilir sungai, menyebabkan air tertampung dan meluap hingga menggenangi pemukiman warga. Warga mengecam tindakan tersebut dan menuntut pertanggungjawaban penuh dari kontraktor serta pemerintah sebagai pengawas proyek
Menurut keterangan warga setempat, proyek yang dikerjakan di sekitar Kali Inggoi diduga mengabaikan aspek drainase.
“Saluran air sengaja diperkecil, padahal ini musim hujan. Akibatnya, air njem (terbendung) dan kampung kami kebanjiran,” ujar salah satu warga terdampak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Banjir yang terjadi sejak pukul 03.30 WIT ini merendam ratusan rumah, memutus akses jalan, dan menyebabkan kerugian materi yang signifikan.Ketua RT setempat, menambahkan bahwa warga telah berulang kali memperingatkan kontraktor agar tidak mempersempit aliran sungai, namun tidak diindahkan.
“Kami sudah lapor, tapi seperti dianggap angin lalu. Sekarang lihat hasilnya, warga yang jadi korban,” keluhnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kontraktor. Sementara itu, pemerintah daerah sebagai pengontrol sosial publik juga belum memberikan klarifikasi terkait pengawasan proyek yang diduga lalai ini. Masyarakat menuntut agar pemerintah segera mengambil langkah tegas, termasuk mengevaluasi izin proyek dan memastikan kompensasi bagi warga terdampak.
Banjir ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap proyek infrastruktur, terutama yang berdampak pada sistem aliran air. Warga berharap musibah ini menjadi pelajaran berharga agar kelalaian serupa tidak terulang di masa depan. Pemerintah dan kontraktor kini berada di bawah sorotan publik untuk bertanggung jawab atas bencana yang seharusnya bisa dicegah ini.
Penulis; Fan











