Aktivitas Tambang Ilegal di Foya Terus Jalan, Akademisi: “Polda dan Polres Jangan Tutup Mata”

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan – Akademisi dari Sekolah Tinggi Agama Islam Alkhairaat (STAIA) Labuha, Muhammad Kasim Faisal, mendesak Kepolisian Daerah Maluku Utara dan Kepolisian Resort Halmahera Selatan segera menghentikan aktivitas penambangan galian C yang diduga tidak berizin di Desa Foya, Kabupaten Halmahera Selatan.

Dalam keterangannya, Kasim Faisal menyatakan kegiatan penambangan tersebut diduga dioperasikan oleh Junaid Ayub tanpa memiliki Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dan tanpa hasil Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dari instansi terkait.

“Secara akademik, operasi galian C ini tidak memenuhi persyaratan administratif dan lingkungan yang diwajibkan,” ujar Muhammad Kasim Faisal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil observasinya, aktivitas penambangan tersebut masih beroperasi aktif pada malam hari. Alat-alat berat yang digunakan diduga milik seorang pengusaha dari Wairoro, Kabupaten Halmahera Tengah.

Muhammad Kasim Faisal menilai operasi tambang tersebut melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, khususnya Pasal 158 mengenai tindak pidana pertambangan tanpa izin.

Material yang ditambang, menurut Kasim, termasuk dalam kategori galian C berdasarkan klasifikasi bahan tambang.

“Dari pendekatan observatif ilmiah, dampak yang ditimbulkan bisa berupa konflik sosial, pencemaran air dan lingkungan, bahkan kerugian negara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kasim mengungkapkan adanya lokasi penambangan baru (lokasi II) yang diduga telah mulai dioperasikan. Hal ini menambah kekhawatiran akan perluasan dampak lingkungan dan sosial.

Akademisi tersebut meminta Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Selatan segera memeriksa pihak-pihak terkait yang diduga terlibat dalam kegiatan penambangan yang telah beroperasi sejak sekitar tahun 2018 hingga sekarang.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan menghentikan aktivitas ini demi melindungi lingkungan dan kepentingan masyarakat,” pungkas Kasim Faisal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Polda Maluku Utara maupun Polres Halmahera Selatan terSkait desakan tersebut.

Bung: Diman

Berita Terkait

Diduga Petugas Puskesmas Gane Luar Asyik Nobar, Warga Keluhkan Pelayanan Kesehatan dan Minta Dinas Kesehatan Bertindak
Masyarakat Lapar, Kepala Desa Kenyang? LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Loleo
Pemerintah Desa Yamli Serahkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada Masyarakat
LSM KANe: Kades Loleo Edi Amus Tinggalkan Tugas 8 Bulan, Pemda Halsel Diminta Jangan Tutup Mata!  
Tiang Listrik atau Batang Pohon? Penampakan di Jalan menuju Desa Suma Tinggi Tuai Perhatian Publik
Klarifikasi Kapus Lelilef Terkait Pemberitaan Operasional Ambulans: Pelayanan Tetap Berjalan, Kendala Utama Keterbatasan Tenaga Sopir
Diduga Terjadi Penyalahgunaan Dana Desa Loleo, LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Proses Hukum Kepala Desa dan Bendahara
Audit Khusus Dana Desa Loleo, Kades dan Sekdes Absen karena Alasan Sakit, LSM-KANe Malut Soroti Kejanggalan
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 21:25

Diduga Petugas Puskesmas Gane Luar Asyik Nobar, Warga Keluhkan Pelayanan Kesehatan dan Minta Dinas Kesehatan Bertindak

Senin, 6 Juli 2026 - 19:26

Masyarakat Lapar, Kepala Desa Kenyang? LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Loleo

Senin, 6 Juli 2026 - 12:57

Pemerintah Desa Yamli Serahkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:40

LSM KANe: Kades Loleo Edi Amus Tinggalkan Tugas 8 Bulan, Pemda Halsel Diminta Jangan Tutup Mata!  

Senin, 29 Juni 2026 - 18:31

Klarifikasi Kapus Lelilef Terkait Pemberitaan Operasional Ambulans: Pelayanan Tetap Berjalan, Kendala Utama Keterbatasan Tenaga Sopir

Berita Terbaru