Halsel newaline.id_ SDN 205 Halmahera Selatan yang terletak di Desa Rawabadak, Kecamatan Bacan, kembali diterjang banjir pada Senin petang (2/6/2025) setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Genangan air setinggi sekitar 50 cm, setara betis orang dewasa, merendam area sekolah, menyebabkan kekhawatiran besar bagi pihak sekolah, terutama karena banjir ini terjadi sehari menjelang acara pengumuman kelulusan siswa kelas VI yang seharusnya menjadi momen penuh suka cita.
Kepala Sekolah SDN 205, Maemuna Manaf, menjelaskan bahwa banjir telah menjadi masalah berulang yang melanda sekolah setiap musim hujan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sekolah kami sering mengalami banjir. Ini terjadi setiap musim hujan. Pada lalu, ketinggian air bahkan mencapai satu meter dan menyebabkan banyak perabot sekolah hanyut. Hari ini air naik sekitar 50 cm. Kami sangat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah terkait,” ungkap Maemuna dengan nada prihatin.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh Wardah, salah satu guru di SDN 205, yang menyoroti dampak signifikan banjir terhadap perlengkapan sekolah.
“Banjir kali ini mencapai sekitar 50 cm. Banyak perabot sekolah seperti sofa dan perlengkapan lainnya terendam air. Padahal besok kami ada acara pengumuman kelulusan siswa. Kalau setiap musim hujan selalu banjir seperti ini, bagaimana proses belajar mengajar bisa berjalan normal?” ujarnya.
Banjir yang terus berulang ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam kelangsungan proses pendidikan. Para guru dan pihak sekolah berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan segera memberikan solusi konkret untuk mengatasi masalah banjir yang telah menjadi langganan tahunan.
Mereka menekankan pentingnya perbaikan sistem drainase dan perlindungan lingkungan sekolah guna menjamin kegiatan belajar mengajar yang aman dan nyaman.
“Kami mohon ada tindakan nyata dari pemerintah daerah. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga masa depan pendidikan anak-anak kami,” tutup Wardah dengan penuh harap.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terkait permasalahan ini. Pihak sekolah dan masyarakat setempat terus menanti langkah nyata untuk mengatasi banjir yang terus menghantui SDN 205.
Tim/Red











