Ternate – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Babullah Ternate mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang untuk sejumlah wilayah perairan di Maluku Utara. Informasi tersebut diterima Newsline.id Maluku Utara melalui rilis resmi BMKG Maluku Utara yang disampaikan lewat grup WhatsApp pada Selasa, 16 Desember 2025.
Dalam informasi BMKG bernomor NO.B/ME.01.05/PDGT/14/KTTE/XII/2025, disebutkan bahwa peringatan ini berlaku mulai 17 Desember 2025 pukul 09.00 WIT hingga 20 Desember 2025 pukul 09.00 WIT.
BMKG memprakirakan tinggi gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah perairan, antara lain:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- Perairan Timur Laut Morotai
- Perairan Tenggara Morotai
- Perairan Timur Kepulauan Halmahera
- Perairan Kepulauan Batang Dua
- Perairan Barat Laut Morotai
- Perairan Kepulauan Loloda
- Perairan Gebe
- Perairan Halmahera Barat
Menurut Prakirawan BMKG Babullah Ternate, Dewi Malkhrantika Madiang, kondisi ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara yang umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 4–20 knot, sementara di wilayah selatan Indonesia angin bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan 6–25 knot.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator transportasi laut, agar meningkatkan kewaspadaan. Aktivitas pelayaran dinilai berisiko apabila kecepatan angin dan tinggi gelombang melampaui batas keselamatan, terutama bagi perahu nelayan dan kapal tongkang.
BMKG juga meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem di wilayah perairan Maluku Utara.
Penulis: Ikbal











