HALMAHERA SELATAN, newsline.id– Duka mendalam menyelimuti Sekolah Luar Biasa (SLB) Halmahera Selatan setelah salah satu guru terbaik mereka, Ibu Sara Banapon, berpulang ke pangkuan Tuhan Yang Maha Esa. Kabar kepergian almarhumah membawa kesedihan yang mendalam bagi keluarga besar sekolah, rekan kerja, dan para siswa yang selama ini dibimbingnya dengan penuh kasih.
Sejak kabar duka tersebar, suasana haru tampak di lingkungan sekolah. Guru, staf, dan siswa menitikkan air mata mengenang sosok almarhumah yang dikenal sabar, lembut, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Setiap ruang kelas seolah menyimpan kenangan tentang senyum dan suara lembutnya yang selalu menenangkan.
Bagi banyak siswa, Ibu Sara bukan hanya seorang guru, tetapi juga sosok ibu yang penuh kasih. Dengan kesabaran dan ketulusan, ia membimbing anak-anak didik agar percaya diri menghadapi keterbatasan mereka, serta menanamkan semangat untuk terus belajar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Sekolah SLB Halmahera Selatan, Marsumi, tak kuasa menahan haru saat mengenang sosok almarhumah.
“Kami kehilangan sosok yang begitu berarti. Ibu Sara bukan sekadar rekan kerja, beliau adalah panutan, sahabat, dan inspirasi bagi kami semua. Pengabdiannya akan selalu kami kenang,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Kesedihan juga tampak di wajah para siswa. Beberapa di antaranya menangis saat mengenang kebersamaan mereka dengan sang guru tercinta.
“Ibu Sara selalu sabar mengajari kami, beliau sering tersenyum dan tidak pernah marah,” tutur salah satu murid dengan suara lirih.
Dalam pernyataan resmi pihak sekolah, seluruh civitas SLB Halmahera Selatan menyampaikan doa dan penghormatan terakhir.
“Selamat jalan, Ibu Sara Banapon. Terima kasih atas kasih sayang dan pengabdianmu yang tulus. Engkau telah meninggalkan jejak kebaikan di hati kami semua. Semoga Tuhan membalas segala amal baikmu dan memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.”
Kepergian Ibu Sara Banapon menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan di Halmahera Selatan. Namun, semangat dan ketulusannya akan selalu hidup dalam ingatan murid serta rekan sejawat yang mencintainya.











