Guru Penuh Kasih di SLB Halmahera Selatan, Ibu Sara Banapon, Tutup Usia

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN, newsline.id– Duka mendalam menyelimuti Sekolah Luar Biasa (SLB) Halmahera Selatan setelah salah satu guru terbaik mereka, Ibu Sara Banapon, berpulang ke pangkuan Tuhan Yang Maha Esa. Kabar kepergian almarhumah membawa kesedihan yang mendalam bagi keluarga besar sekolah, rekan kerja, dan para siswa yang selama ini dibimbingnya dengan penuh kasih.

Sejak kabar duka tersebar, suasana haru tampak di lingkungan sekolah. Guru, staf, dan siswa menitikkan air mata mengenang sosok almarhumah yang dikenal sabar, lembut, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Setiap ruang kelas seolah menyimpan kenangan tentang senyum dan suara lembutnya yang selalu menenangkan.

Bagi banyak siswa, Ibu Sara bukan hanya seorang guru, tetapi juga sosok ibu yang penuh kasih. Dengan kesabaran dan ketulusan, ia membimbing anak-anak didik agar percaya diri menghadapi keterbatasan mereka, serta menanamkan semangat untuk terus belajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Sekolah SLB Halmahera Selatan, Marsumi, tak kuasa menahan haru saat mengenang sosok almarhumah.

“Kami kehilangan sosok yang begitu berarti. Ibu Sara bukan sekadar rekan kerja, beliau adalah panutan, sahabat, dan inspirasi bagi kami semua. Pengabdiannya akan selalu kami kenang,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Kesedihan juga tampak di wajah para siswa. Beberapa di antaranya menangis saat mengenang kebersamaan mereka dengan sang guru tercinta.

“Ibu Sara selalu sabar mengajari kami, beliau sering tersenyum dan tidak pernah marah,” tutur salah satu murid dengan suara lirih.

Dalam pernyataan resmi pihak sekolah, seluruh civitas SLB Halmahera Selatan menyampaikan doa dan penghormatan terakhir.

“Selamat jalan, Ibu Sara Banapon. Terima kasih atas kasih sayang dan pengabdianmu yang tulus. Engkau telah meninggalkan jejak kebaikan di hati kami semua. Semoga Tuhan membalas segala amal baikmu dan memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.”

Kepergian Ibu Sara Banapon menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan di Halmahera Selatan. Namun, semangat dan ketulusannya akan selalu hidup dalam ingatan murid serta rekan sejawat yang mencintainya.

Berita Terkait

Diduga Petugas Puskesmas Gane Luar Asyik Nobar, Warga Keluhkan Pelayanan Kesehatan dan Minta Dinas Kesehatan Bertindak
Masyarakat Lapar, Kepala Desa Kenyang? LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Loleo
Pemerintah Desa Yamli Serahkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada Masyarakat
LSM KANe: Kades Loleo Edi Amus Tinggalkan Tugas 8 Bulan, Pemda Halsel Diminta Jangan Tutup Mata!  
Tiang Listrik atau Batang Pohon? Penampakan di Jalan menuju Desa Suma Tinggi Tuai Perhatian Publik
Klarifikasi Kapus Lelilef Terkait Pemberitaan Operasional Ambulans: Pelayanan Tetap Berjalan, Kendala Utama Keterbatasan Tenaga Sopir
Diduga Terjadi Penyalahgunaan Dana Desa Loleo, LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Proses Hukum Kepala Desa dan Bendahara
Audit Khusus Dana Desa Loleo, Kades dan Sekdes Absen karena Alasan Sakit, LSM-KANe Malut Soroti Kejanggalan
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 21:25

Diduga Petugas Puskesmas Gane Luar Asyik Nobar, Warga Keluhkan Pelayanan Kesehatan dan Minta Dinas Kesehatan Bertindak

Senin, 6 Juli 2026 - 19:26

Masyarakat Lapar, Kepala Desa Kenyang? LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Loleo

Senin, 6 Juli 2026 - 12:57

Pemerintah Desa Yamli Serahkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:40

LSM KANe: Kades Loleo Edi Amus Tinggalkan Tugas 8 Bulan, Pemda Halsel Diminta Jangan Tutup Mata!  

Senin, 29 Juni 2026 - 18:31

Klarifikasi Kapus Lelilef Terkait Pemberitaan Operasional Ambulans: Pelayanan Tetap Berjalan, Kendala Utama Keterbatasan Tenaga Sopir

Berita Terbaru