TERNATE, newsline.id– Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku Utara sukses menggelar diskusi dan peluncuran buku berjudul Atas Nama Kata di Syamatira Cafe dan Resto, Kelurahan Makassar Timur, Kota Ternate, pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Acara ini dihadiri puluhan peserta yang antusias, terutama generasi muda, yang terlihat khusyuk membaca buku tersebut sebelum diskusi dimulai.
Buku Atas Nama Kata merupakan kumpulan tulisan karya 18 penulis muda dari Generasi Z yang tergabung dalam Cendekia Basic Writing (CBW) Angkatan I, sebuah inisiatif ICMI Orwil Maluku Utara. Diterbitkan oleh CV Eureka Media Aksara pada 2024, buku setebal 89 halaman ini menghadirkan beragam tema yang terbagi dalam tiga bagian, dengan pengantar dari sosiolog Maluku Utara, Herman Oesman.
Ketua Panitia Diskusi dan Peluncuran Buku, Tomikal, yang juga salah satu penulis dalam buku ini dengan karya berjudul Terusir dari Kampung Sendiri, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, saya mendapat kesempatan menulis dan menjadi bagian dari buku ini. Karya ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Maluku Utara untuk terus berkarya,” ujarnya di sela-sela acara.
Ia juga mengumumkan rencana pembukaan CBW Angkatan II oleh ICMI Maluku Utara untuk mendorong lebih banyak talenta muda menulis.
Ketua ICMI Orwil Maluku Utara, Kasman Hi. Ahmad, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Halmahera Utara, dalam sambutannya memaparkan dua capaian besar ICMI Malut yang menjadi kebanggaan. Pertama, keberhasilan ICMI Annual Meeting 2023 yang menghadirkan perwakilan ICMI dari berbagai negara, dengan dokumen hasilnya telah diserahkan ke Presiden dan Bappenas. Kedua, proyek penulisan ulang Sejarah Empat Kesultanan di Maluku Utara yang saat ini dalam tahap persiapan dan akan segera diluncurkan.
“Sejarah Maluku Utara selama ini ditulis dari perspektif atas. Kami ingin menulis dari bawah, agar lebih jujur dan komprehensif dalam memetakan sejarah,” ungkap Kasman. Ia juga mengapresiasi lahirnya buku Atas Nama Kata sebagai hasil kreativitas peserta CBW Angkatan I.
“Saya berpesan agar tim CBW segera menggelar angkatan kedua untuk memompa potensi anak muda, agar mereka gemar membaca, meneliti, dan menulis,” tambahnya.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang peluncuran buku, tetapi juga wujud nyata komitmen ICMI Maluku Utara dalam membina generasi muda untuk berkontribusi bagi kemajuan intelektual dan budaya daerah. Dengan semangat literasi dan kreativitas, Atas Nama Kata diharapkan menjadi tonggak awal bagi lahirnya karya-karya inspiratif lainnya dari Maluku Utara.
Penulis Rahmat Ikram











