Kasus Pelecehan Seksual Anak Kembali Guncang Halmahera Selatan: Ayah Tiri Diduga Hamili Anak Tirinya yang Masih SD

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan, Maluku Utara – Masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) kembali dikejutkan oleh kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Kali ini, korban adalah seorang siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri 211 di Desa Tabalema, Kecamatan Mandioli Selatan. Pelaku diduga adalah ayah tiri korban sendiri, yang kini kabur menghindari kejaran keluarga dan pihak berwenang.

Kejadian tragis ini terungkap pada Sabtu (13/12), ketika warga dan guru sekolah memperhatikan perubahan fisik pada korban berinisial LR (14 tahun), siswi kelas 6 SD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rasa curiga tersebut memicu pemeriksaan di Polindes setempat, di mana tes urine (tespek) menunjukkan hasil positif hamil. Usia kandungan korban saat ini sudah mencapai 18 minggu, menambah pilu nasib gadis belia ini.

Pelaku, berinisial FA (32 tahun), adalah ayah tiri dari LR. Menurut keterangan keluarga, perbuatan bejat ini telah dilakukan berulang kali. Bibi korban, yang menjadi sumber informasi utama, menceritakan bahwa LR sering dilecehkan pada malam hari.

“Korban tidur di ruang tengah, sementara pelaku dan ibunya tidur di kamar. Setelah larut malam, pelaku keluar dan melakukan aksi kejinya,” ujar bibi korban kepada awak media.

Kasus ini pertama kali terbongkar setelah LR menceritakan pengalamannya kepada bibinya. Namun, kondisi psikologis korban yang terguncang membuatnya sulit dimintai keterangan lebih lanjut.

Saat ini, LR telah dipindahkan ke Desa Marabose untuk perlindungan dan pemulihan. Sementara itu, pelaku dan istrinya (ibu korban) langsung melarikan diri dari desa setelah hasil tes hamil terungkap.

Hingga kini, keberadaan mereka masih menjadi misteri, dan keluarga korban terus mencari keadilan.

Fenomena pelecehan seksual anak di Halsel bukanlah hal baru. Setiap tahun, wilayah ini kerap diguncang kasus serupa, menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat dan pendidik.

“Ini bukan pertama kalinya, tapi harus menjadi yang terakhir. Kami harap pihak berwenang segera bertindak tegas,” kata seorang warga Desa Tabalema yang enggan disebut namanya.

Pihak kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi, namun diharapkan penyelidikan segera dilakukan untuk menangkap pelaku dan memberikan dukungan bagi korban. Kasus ini sekali lagi menyoroti pentingnya perlindungan anak di daerah terpencil, di mana akses pendidikan dan layanan kesehatan masih terbatas.

Bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku, diimbau untuk segera melaporkan ke aparat setempat. Mari bersama-sama lindungi generasi muda dari ancaman kekerasan seksual.

(Sumber: Wawancara dengan keluarga korban dan warga Desa Tabalema)

Tim/red

Berita Terkait

USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS*
Puskesmas Wayaua Disorot,Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat
Puskesmas Wayaua Disorot, Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat
IPTU Sukardi Sain Tegaskan Kasus Kepsek SDN 84 Halsel Segera Naik Penyidikan
LSM-KANe Akan Laporkan Tiga Kepala Desa ke Kejaksaan Negeri Labuha
Masyarakat Desa Loleo Pertanyakan Anggaran Masjid Ratusan Juta, “Uangnya ke Mana
SEKRETARIS LSM KANe PERTANYAKAN TUGAS PENGAWASAN: BERAPA BANYAK ANGGARAN DANA DESA YANG BERHASIL DISELAMATKAN INSPEKTORAT? KADES LOLEO EDI AMUS DIDUGA SALAHGUNAKAN DANA HINGGA RATUSAN JUTA SAMPAI MILIAR, JADI TANTANGAN BESAR
Ketua LSM-KANe Bantah Pemberitaan Sebelumnya Terkait Dugaan Pemajakan Penambang Lokal oleh Sadam Hadi
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:50

USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS*

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:23

Puskesmas Wayaua Disorot,Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:38

Puskesmas Wayaua Disorot, Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:04

IPTU Sukardi Sain Tegaskan Kasus Kepsek SDN 84 Halsel Segera Naik Penyidikan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56

LSM-KANe Akan Laporkan Tiga Kepala Desa ke Kejaksaan Negeri Labuha

Berita Terbaru