Kerusakan Kebun Warga Papaloang Akibat Luapan Air PDAM Halmahera Selatan: Desakan Tuntutan dan Ancaman Aksi Protes

Minggu, 15 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HAL-SEL, Newslune.id–Warga Desa Papaloang, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, geram atas kerusakan kebun mereka akibat luapan air dari fasilitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Halmahera Selatan. Budi Haji Lambongge, salah satu warga yang terkena dampak, melaporkan kerusakan parah pada kebun kelapanya, pohon pala, dan cengkeh akibat aliran air yang terus-menerus. Ia menegaskan bahwa kerusakan terjadi secara bertahap namun signifikan, tanpa adanya tindakan dari PDAM.

Direktur Utama PDAM Halmahera Selatan mengklarifikasi bahwa air yang meluap bukanlah limbah, melainkan air bersih yang kelebihan dari bak penampung. Namun, warga tetap menuntut pertanggungjawaban, menyatakan bahwa kerusakan kebun mereka adalah fakta yang tak terbantahkan, terlepas dari jenis airnya.

Warga Papaloang mendesak PDAM untuk segera menghentikan aliran air dan meminta Bupati Halmahera Selatan untuk turun tangan. Mereka mengancam akan melakukan aksi protes ke kantor PDAM dan kantor Bupati jika tidak ada solusi segera. Hingga saat ini, belum ada tindakan nyata dari PDAM di lapangan. Kekecewaan warga semakin besar dan mereka berharap pemerintah daerah segera menyelesaikan masalah ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tim/red

Berita Terkait

Diduga Petugas Puskesmas Gane Luar Asyik Nobar, Warga Keluhkan Pelayanan Kesehatan dan Minta Dinas Kesehatan Bertindak
Masyarakat Lapar, Kepala Desa Kenyang? LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Loleo
Pemerintah Desa Yamli Serahkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada Masyarakat
LSM KANe: Kades Loleo Edi Amus Tinggalkan Tugas 8 Bulan, Pemda Halsel Diminta Jangan Tutup Mata!  
Tiang Listrik atau Batang Pohon? Penampakan di Jalan menuju Desa Suma Tinggi Tuai Perhatian Publik
Klarifikasi Kapus Lelilef Terkait Pemberitaan Operasional Ambulans: Pelayanan Tetap Berjalan, Kendala Utama Keterbatasan Tenaga Sopir
Diduga Terjadi Penyalahgunaan Dana Desa Loleo, LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Proses Hukum Kepala Desa dan Bendahara
Audit Khusus Dana Desa Loleo, Kades dan Sekdes Absen karena Alasan Sakit, LSM-KANe Malut Soroti Kejanggalan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 21:25

Diduga Petugas Puskesmas Gane Luar Asyik Nobar, Warga Keluhkan Pelayanan Kesehatan dan Minta Dinas Kesehatan Bertindak

Senin, 6 Juli 2026 - 19:26

Masyarakat Lapar, Kepala Desa Kenyang? LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Loleo

Senin, 6 Juli 2026 - 12:57

Pemerintah Desa Yamli Serahkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:40

LSM KANe: Kades Loleo Edi Amus Tinggalkan Tugas 8 Bulan, Pemda Halsel Diminta Jangan Tutup Mata!  

Senin, 29 Juni 2026 - 18:31

Klarifikasi Kapus Lelilef Terkait Pemberitaan Operasional Ambulans: Pelayanan Tetap Berjalan, Kendala Utama Keterbatasan Tenaga Sopir

Berita Terbaru