HAL-SEL, Newslune.id–Warga Desa Papaloang, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, geram atas kerusakan kebun mereka akibat luapan air dari fasilitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Halmahera Selatan. Budi Haji Lambongge, salah satu warga yang terkena dampak, melaporkan kerusakan parah pada kebun kelapanya, pohon pala, dan cengkeh akibat aliran air yang terus-menerus. Ia menegaskan bahwa kerusakan terjadi secara bertahap namun signifikan, tanpa adanya tindakan dari PDAM.
Direktur Utama PDAM Halmahera Selatan mengklarifikasi bahwa air yang meluap bukanlah limbah, melainkan air bersih yang kelebihan dari bak penampung. Namun, warga tetap menuntut pertanggungjawaban, menyatakan bahwa kerusakan kebun mereka adalah fakta yang tak terbantahkan, terlepas dari jenis airnya.
Warga Papaloang mendesak PDAM untuk segera menghentikan aliran air dan meminta Bupati Halmahera Selatan untuk turun tangan. Mereka mengancam akan melakukan aksi protes ke kantor PDAM dan kantor Bupati jika tidak ada solusi segera. Hingga saat ini, belum ada tindakan nyata dari PDAM di lapangan. Kekecewaan warga semakin besar dan mereka berharap pemerintah daerah segera menyelesaikan masalah ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim/red











