LSM-KANe Malut Akan Gelar Aksi Jilid II Desak Audit Dana Desa Imbu-Imbu

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel, www.newsline.id – Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM-KANe Malut) kembali bersiap menggelar aksi unjuk rasa Jilid II terhadap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Inspektorat. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei 2025, dengan fokus utama mendesak percepatan audit khusus terhadap pengelolaan Dana Desa di Desa Imbu-Imbu, Kecamatan Kasiruta Barat.

Ketua LSM-KANe Malut, Risal Sangaji, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap lambannya penanganan dugaan penyelewengan Dana Desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Imbu-Imbu, Rosihan Mustafa. Risal menuding adanya unsur pembiaran oleh pihak Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan yang seolah-olah mengabaikan tuntutan masyarakat.

“Sudah ada banyak laporan dari warga dan temuan kami di lapangan yang menunjukkan adanya indikasi kuat penyalahgunaan Dana Desa hingga ratusan juta rupiah. Namun sampai saat ini tidak ada langkah konkret dari Inspektorat untuk melakukan audit khusus. Ini patut dicurigai sebagai bentuk kongkalikong,” ujar Risal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, apabila hingga waktu yang ditentukan Inspektorat tidak mengambil tindakan, maka LSM-KANe Malut akan membangun konsolidasi dengan masyarakat untuk memboikot seluruh aktivitas Dinas Inspektorat Halmahera Selatan. Menurutnya, tindakan tegas perlu diambil demi menyelamatkan dana publik dan memastikan transparansi dalam pengelolaan anggaran desa.

Risal juga menyoroti bahwa dana desa yang seharusnya digunakan untuk kepentingan sosial dan kesejahteraan masyarakat, kini justru dimanfaatkan oleh segelintir oknum demi keuntungan pribadi. Ia menegaskan bahwa LSM-KANe Malut akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan keadilan ditegakkan.

“Kami tidak akan mundur. Jika perlu, kami akan melakukan aksi besar-besaran sampai Inspektorat bertindak. Dana desa adalah hak rakyat, bukan alat memperkaya diri,” tutup Risal.

Aksi Jilid II ini diharapkan menjadi tekanan moral dan politik agar aparat pengawas daerah segera bertindak sesuai dengan tugas dan fungsinya. Masyarakat pun diminta untuk tetap bersatu dan berani menyuarakan haknya dalam mengawal penggunaan dana publik di desa.

 

 

Tim/Red

 

Berita Terkait

Keadilan Hanya Menjadi Barang Sukar Ketika Hukum Ditegakkan Pada yang Bayar
Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Loleo, LSM-KANe Nilai Inspektorat Hanya Jadi Penonton  
LSM-KANe Desak Polres Halsel Evaluasi Oknum Penyidik Polsek Obi Terkait Dugaan Tindakan Premanisme
pernyataan organisasi:Azwar Abubakar: LSM-KANe Malut Akan Gelar Aksi di Polsek Obi
POLRES HALMAHERA SELATAN SAMPAIKAN HAK JAWAB TERKAIT PEMBERITAAN DUGAAN AROGANSI PENYIDIK POLSEK OBI
ASN BPKAD Halmahera Selatan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan Wartawan
LSM-KANe Malut Kecam Dugaan Arogansi Penyidik Polsek Obi.
Administrasi SD 173 Terbengkalai, Status Akademik Kepala Sekolah Ikut Disorot Publik
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:09

Keadilan Hanya Menjadi Barang Sukar Ketika Hukum Ditegakkan Pada yang Bayar

Senin, 1 Juni 2026 - 17:49

Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Loleo, LSM-KANe Nilai Inspektorat Hanya Jadi Penonton  

Senin, 1 Juni 2026 - 16:25

LSM-KANe Desak Polres Halsel Evaluasi Oknum Penyidik Polsek Obi Terkait Dugaan Tindakan Premanisme

Senin, 1 Juni 2026 - 09:30

pernyataan organisasi:Azwar Abubakar: LSM-KANe Malut Akan Gelar Aksi di Polsek Obi

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:43

POLRES HALMAHERA SELATAN SAMPAIKAN HAK JAWAB TERKAIT PEMBERITAAN DUGAAN AROGANSI PENYIDIK POLSEK OBI

Berita Terbaru