Halsel newsline.id – Himpunan Program Studi (HIMAPRO) Hukum Fakultas Humaniora Universitas Nurul Hasan Bacan (UNSAN) tengah bersiap menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-I yang akan menjadi tonggak sejarah organisasi ini. Dalam momentum bersejarah tersebut, nama Masul Hi. Muhammad mencuat sebagai salah satu bakal calon Ketua Umum HIMAPRO untuk periode 2025–2026.
Masul bukan nama baru dalam dunia kepemimpinan pelajar dan mahasiswa. Lahir dan besar di Halmahera Selatan, ia telah membuktikan kualitas kepemimpinannya sejak jenjang sekolah. Saat menempuh pendidikan di bangku SMA, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS, peran strategis yang mengasah kemampuannya dalam berorganisasi, komunikasi, dan manajemen kegiatan kepemudaan. Karakter santun, tangguh, dan penuh inisiatif menjadikannya sosok yang diakui tidak hanya oleh teman sebaya, tetapi juga oleh para guru dan civitas sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pencalonannya, Masul Hi. Muhammad menekankan pentingnya transformasi HIMAPRO sebagai organisasi intelektual, progresif, dan berakar kuat pada nilai-nilai keadilan hukum. Ia menyampaikan harapan besarnya bahwa HIMAPRO Hukum tidak hanya menjadi ruang formalitas, melainkan menjadi medan aktualisasi bagi seluruh mahasiswa Hukum di UNSAN.
“Jika amanah ini diberikan, saya ingin HIMAPRO Hukum menjadi rumah bersama perjuangan mahasiswa Hukum, tempat gagasan dibakar, nalar dikasah, dan keberanian dilahirkan. Mahasiswa tidak boleh apatis! Kita harus hadir di garis depan perubahan,” ujar Masul penuh semangat.
Musyawarah Besar HIMAPRO ke-I direncanakan akan digelar dalam waktu dekat di lingkungan Fakultas Humaniora, Kampus Universitas Nurul Hasan Bacan, Halmahera Selatan. Agenda ini menjadi panggung demokrasi perdana bagi mahasiswa Hukum di kampus tersebut, sekaligus ruang pembuktian komitmen intelektual dan solidaritas mahasiswa dalam membangun organisasi yang kuat dan mandiri.
Selain pengalaman organisasinya di tingkat sekolah, Masul dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam diskusi-diskusi hukum, kajian literasi, serta memiliki semangat kolaborasi lintas angkatan. Ia membawa visi menjadikan HIMAPRO sebagai pendorong perubahan sosial dan penjaga marwah keilmuan hukum dalam bingkai nilai-nilai lokal dan nasional.
Masul menegaskan bahwa apabila terpilih, ia akan memastikan HIMAPRO hadir bukan hanya dalam forum-forum seremonial, tapi menjadi organisasi yang progresif, responsif terhadap isu hukum dan sosial, serta mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam membela kepentingan rakyat dan keadilan.
“Perjuangan mahasiswa bukan hanya di ruang kelas. Kita adalah generasi yang harus bersuara untuk yang lemah, berdiri di atas kebenaran, dan tidak gentar menghadapi ketidakadilan. HIMAPRO harus menjadi mesin perlawanan intelektual terhadap segala bentuk kebungkaman,” tegasnya.
Musyawarah Besar HIMAPRO Hukum UNSAN bukan sekadar ajang pemilihan ketua, tapi awal dari babak baru gerakan mahasiswa hukum di Bacan. Nama Masul Hi. Muhammad membawa harapan sekaligus tantangan. Ia datang bukan untuk sekadar duduk di kursi ketua, tetapi untuk membangkitkan kembali roh perlawanan mahasiswa sebagai agen perubahan.
Semoga kontestasi ini tidak hanya melahirkan pemimpin, tapi juga perjuangan. Karena sejarah tidak pernah menunggu mereka yang ragu.
Penulis : Sahrudin











