Labuha,newsline.id_ 26 Juni 2025 – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terus menunjukkan dedikasi luar biasa dalam melayani masyarakat yang terdampak banjir besar yang melanda beberapa hari lalu. Bencana yang merendam lima kecamatan, termasuk ibu kota kabupaten, Labuha, telah menyebabkan lebih dari 13 ribu jiwa mengungsi. Di tengah situasi sulit ini, Pemkab Halmahera Selatan, di bawah kepemimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Mucsin, bergerak cepat memberikan bantuan dan pelayanan kepada para pengungsi dengan penuh keikhlasan.
Banjir yang terjadi akibat hujan deras ini tidak hanya merendam rumah-rumah warga, tetapi juga menimbulkan duka mendalam. Meski demikian, semangat gotong royong dan kepedulian Pemkab Halmahera Selatan menjadi cahaya harapan bagi masyarakat. Status tanggap darurat bencana telah ditetapkan untuk mempercepat penanganan, termasuk penyediaan tempat pengungsian, distribusi logistik, dan layanan kesehatan bagi warga terdampak.
Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba, yang secara langsung turun ke lapangan, memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat. Tidak ada yang lebih penting dari keselamatan dan kesejahteraan warga kami,” ujar Bupati Bassam dalam kunjungannya ke salah satu posko pengungsian.
Sementara itu, Wakil Bupati Helmi Umar Mucsin juga aktif mengoordinasikan bantuan, termasuk kunjungan ke wilayah terdampak seperti Gane Barat dan Kepulauan Joronga, membawa semangat baru bagi masyarakat untuk bangkit dari musibah.Upaya Pemkab Halmahera Selatan mendapat apresiasi luas dari masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati beserta seluruh jajaran pemerintah daerah. Mereka hadir di saat kami membutuhkan, memberikan bantuan makanan, pakaian, dan tempat tinggal sementara dengan penuh perhatian,” ungkap salah seorang pengungsi,warga Labuha.
Selain bantuan langsung, Pemkab juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk relawan dan organisasi masyarakat, untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar. Dinas terkait, seperti Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terus berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan logistik dan memantau perkembangan situasi di lapangan.
Bencana banjir ini menjadi ujian berat, namun kerja keras dan keikhlasan Pemkab Halmahera Selatan telah membuktikan bahwa solidaritas dan kepedulian mampu meringankan beban masyarakat. Masyarakat diajak untuk terus mendukung upaya pemulihan, baik melalui bantuan materi maupun doa, agar Halmahera Selatan segera pulih dan kembali bangkit.
Reporter: Fan











