Diduga Tunggak Gaji Perangkat Desa Hingga 16 Bulan, Kinerja Kades Kasiruta Dalam Disorot, Pemkab Halmahera Selatan Didesak Bertindak

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN – Polemik tata kelola pemerintahan desa kembali mencuat di Desa Kasiruta Dalam, Kecamatan Kasiruta Timur, Kabupaten Halmahera Selatan. Kepala Desa Kasiruta Dalam, Muhammad M. Conoras, menjadi sorotan setelah muncul dugaan tunggakan pembayaran gaji perangkat desa yang disebut telah berlangsung selama tiga tahun anggaran.

Informasi yang dihimpun redaksi menyebutkan, sejumlah perangkat desa, termasuk kepala urusan (kaur), diduga belum menerima hak mereka sebagaimana mestinya. Dugaan tunggakan itu disebut terjadi selama dua bulan pada 2024, enam bulan pada 2025, dan hingga memasuki tahun 2026 pembayaran gaji perangkat desa dikabarkan masih belum direalisasikan.

Apabila informasi tersebut benar, maka total tunggakan yang dialami perangkat desa diperkirakan telah mencapai 18 bulan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait tata kelola keuangan desa, transparansi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), serta komitmen pemerintah desa dalam memenuhi hak aparatur yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan ini dinilai bukan sekadar menyangkut keterlambatan pembayaran gaji, tetapi juga berpotensi mengganggu roda pemerintahan desa. Perangkat desa yang setiap hari menjalankan fungsi administrasi dan pelayanan publik seharusnya memperoleh hak mereka sesuai ketentuan yang berlaku.

Situasi tersebut memicu keprihatinan masyarakat. Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), agar segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Desa Kasiruta Dalam.

«”Gaji perangkat desa adalah hak yang wajib dibayarkan. Kalau benar sampai menunggak belasan bulan, maka persoalan ini tidak boleh dibiarkan dan harus diusut secara terbuka,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.»

Selain meminta DPMD bertindak, masyarakat juga mendesak Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan untuk melakukan audit terhadap pengelolaan APBDes Desa Kasiruta Dalam. Pemeriksaan dinilai penting untuk memastikan penyebab belum dibayarkannya penghasilan tetap perangkat desa serta memastikan apakah terdapat pelanggaran dalam pengelolaan keuangan desa.

Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, penghasilan tetap perangkat desa merupakan hak yang wajib dipenuhi oleh pemerintah desa. Oleh karena itu, apabila dugaan tunggakan tersebut terbukti, pemerintah daerah diharapkan mengambil langkah tegas sesuai mekanisme hukum dan administrasi yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Kasiruta Dalam, Muhammad M. Conoras, belum memberikan keterangan maupun klarifikasi resmi terkait dugaan tunggakan gaji perangkat desa tersebut. Redaksi masih terus berupaya menghubungi yang bersangkutan guna memperoleh konfirmasi sebagai bagian dari penerapan asas keberimbangan dalam pemberitaan.

Berita Terkait

Divisi Investigasi LSM-KANe Malut Sebut Diduga Ada Perlindungan terhadap Kades Gaimu, Desak Aparat Bertindak
Polsek Kayoa Mulai Selidiki Laporan Dugaan Penganiayaan dan Penghinaan yang Diduga Libatkan Kepala SDN 84 Halmahera Selatan
Dua Kali Mangkir, Terduga Pelaku Kasus Dugaan Pemerkosaan Nenek 79 Tahun di Bibinoi Jadi Sorotan
Diduga Gunakan Material dari Lokasi Tak Berizin, Proyek Jalan Tani Rp3,3 Miliar di Gane Timur Disorot
Kepala Desa Rangga-Rangga Gerak Cepat Tuntaskan Perbaikan Jembatan, Realisasikan Hasil Musyawarah Warga
Tahun Ajaran Baru Sudah Dimulai, SDN 241 Halsel Belum Punya Siswa Baru, Ada Apa Sebenarnya?
Diduga Abaikan PPDB, SDN 241 Halmahera Selatan Belum Bentuk Panitia, Tak Ada Siswa Baru yang Mendaftar
Ambulans Diduga Mangkrak Hampir Setahun, Warga Gane Timur Selatan Minta Dinkes Halsel Evaluasi Kinerja Puskesmas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:02

Diduga Tunggak Gaji Perangkat Desa Hingga 16 Bulan, Kinerja Kades Kasiruta Dalam Disorot, Pemkab Halmahera Selatan Didesak Bertindak

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:12

Divisi Investigasi LSM-KANe Malut Sebut Diduga Ada Perlindungan terhadap Kades Gaimu, Desak Aparat Bertindak

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:08

Polsek Kayoa Mulai Selidiki Laporan Dugaan Penganiayaan dan Penghinaan yang Diduga Libatkan Kepala SDN 84 Halmahera Selatan

Senin, 27 Juli 2026 - 17:32

Dua Kali Mangkir, Terduga Pelaku Kasus Dugaan Pemerkosaan Nenek 79 Tahun di Bibinoi Jadi Sorotan

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:16

Diduga Gunakan Material dari Lokasi Tak Berizin, Proyek Jalan Tani Rp3,3 Miliar di Gane Timur Disorot

Berita Terbaru