Divisi Investigasi LSM-KANe Malut Sebut Diduga Ada Perlindungan terhadap Kades Gaimu, Desak Aparat Bertindak

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha, 31 Juli 2026 – Divisi Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM-KANe Malut) menyampaikan pernyataan terkait dugaan penyimpangan Dana Desa di Desa Gaimu, Kecamatan Gane Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Fajri Sangaji, selaku Ketua Divisi Investigasi LSM-KANe Malut, menyatakan bahwa pihaknya menduga terdapat oknum yang memiliki kedekatan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan yang memberikan perlindungan kepada Kepala Desa Gaimu, Jemi Masambe. Menurutnya, dugaan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa hingga kini belum ada tindakan pemberhentian terhadap kepala desa yang bersangkutan.

Fajri mengatakan, dugaan itu didasarkan pada informasi dan data yang diklaim telah dihimpun oleh tim investigasi LSM-KANe, termasuk yang disebut berasal dari hasil audit tahun 2024–2025. Ia mengeklaim terdapat indikasi penyalahgunaan Dana Desa yang diduga melibatkan Kepala Desa Gaimu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menduga ada pihak-pihak tertentu di lingkungan pemerintah daerah yang membekingi Kepala Desa Gaimu. Karena itu, kami meminta aparat penegak hukum, khususnya kejaksaan, untuk bekerja secara profesional dan segera menindaklanjuti apabila ditemukan bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Fajri Sangaji.

LSM-KANe Malut juga menyampaikan rencana untuk menggelar aksi penyampaian pendapat pada pekan depan sebagai bentuk desakan agar dugaan tersebut diusut secara transparan. Organisasi itu meminta seluruh pihak yang berwenang membuka proses penanganan perkara kepada publik dan memastikan tidak ada intervensi dalam penegakan hukum.

Berita Terkait

USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS*
Puskesmas Wayaua Disorot,Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat
Puskesmas Wayaua Disorot, Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat
IPTU Sukardi Sain Tegaskan Kasus Kepsek SDN 84 Halsel Segera Naik Penyidikan
LSM-KANe Akan Laporkan Tiga Kepala Desa ke Kejaksaan Negeri Labuha
Masyarakat Desa Loleo Pertanyakan Anggaran Masjid Ratusan Juta, “Uangnya ke Mana
SEKRETARIS LSM KANe PERTANYAKAN TUGAS PENGAWASAN: BERAPA BANYAK ANGGARAN DANA DESA YANG BERHASIL DISELAMATKAN INSPEKTORAT? KADES LOLEO EDI AMUS DIDUGA SALAHGUNAKAN DANA HINGGA RATUSAN JUTA SAMPAI MILIAR, JADI TANTANGAN BESAR
Ketua LSM-KANe Bantah Pemberitaan Sebelumnya Terkait Dugaan Pemajakan Penambang Lokal oleh Sadam Hadi
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:50

USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS*

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:23

Puskesmas Wayaua Disorot,Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:38

Puskesmas Wayaua Disorot, Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:04

IPTU Sukardi Sain Tegaskan Kasus Kepsek SDN 84 Halsel Segera Naik Penyidikan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56

LSM-KANe Akan Laporkan Tiga Kepala Desa ke Kejaksaan Negeri Labuha

Berita Terbaru