TIDORE KEPULAUAN, newsline.id– Kepala Desa (Kades) Balbar, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Amir Abdullah, menegaskan dukungan penuh terhadap perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Sofifi. Sebagai bagian dari Majelis Rakyat Kota Sofifi (MARKAS), Amir menyatakan bahwa langkah ini merupakan wujud aspirasi masyarakat Maluku Utara, khususnya di wilayah Sofifi, yang telah lama mendambakan percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan.
Dalam pernyataannya, Minggu (21/9/2025), Amir menegaskan bahwa pembentukan DOB Sofifi adalah upaya strategis untuk memperkuat posisi Sofifi sebagai ibu kota Provinsi Maluku Utara.
“Kami dari pemerintah desa bersama MARKAS mendukung penuh perjuangan DOB Sofifi sebagai wujud memperkuat posisi ibu kota provinsi. Aspirasi ini lahir dari masyarakat, dan kami siap menyuarakan secara bersama-sama,” ujar Amir dengan tegas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, ia menekankan pentingnya menjaga proses perjuangan ini agar berlangsung tertib, aman, dan tidak mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Amir mengingatkan bahwa aspirasi politik tidak boleh mengorbankan persatuan dan kerukunan antarwarga.
“Saya mengajak semua pihak, baik masyarakat maupun elemen organisasi, untuk terus memperjuangkan DOB Sofifi dengan cara yang damai dan bermartabat. Jangan sampai perbedaan pandangan memecah kita, justru kita harus bersatu menjaga stabilitas keamanan agar perjuangan ini mendapat dukungan luas,” katanya.
Sebagai bagian dari MARKAS, Amir menegaskan bahwa gerakan masyarakat akan terus dikonsolidasikan melalui dialog dan musyawarah yang sehat. Ia juga mengimbau aparat pemerintah dan kepolisian untuk mengawal proses perjuangan DOB Sofifi dengan pendekatan persuasif.
“Keamanan adalah prioritas kita bersama. Dengan kondisi yang aman, perjuangan DOB Sofifi akan semakin kuat dan mendapat legitimasi di mata pemerintah pusat,” tandasnya.
Amir optimistis bahwa dengan pendekatan yang inklusif dan damai, aspirasi pembentukan DOB Sofifi akan mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi demi mewujudkan visi pembangunan yang lebih baik bagi Sofifi dan Maluku Utara secara keseluruhan.
Perjuangan pembentukan DOB Sofifi sendiri telah menjadi wacana yang mengemuka di kalangan masyarakat Maluku Utara. Sofifi, sebagai ibu kota provinsi, diharapkan dapat memiliki otonomi yang lebih luas untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik. Dukungan dari tokoh masyarakat seperti Amir Abdullah menjadi sinyal kuat bahwa aspirasi ini memiliki akar yang kuat di tengah masyarakat.
Dengan semangat persatuan dan pendekatan yang konstruktif, perjuangan DOB Sofifi diharapkan dapat membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Maluku Utara. (**)
Tim/red












