Kepala Desa Loleo Tak Hadiri RDP di DPRD, LSM-KANe Nilai Ada yang Disembunyikan

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha, 21 Mei 2026 — Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM-KANe Malut) menyoroti ketidakhadiran Kepala Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Edi Amus, dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Halmahera Selatan, masyarakat, dan pihak LSM-KANe.

RDP tersebut sebelumnya telah dijadwalkan secara resmi oleh DPRD Halmahera Selatan melalui surat undangan sejak 18 Mei 2026. Namun hingga agenda berlangsung, Kepala Desa Loleo tidak menghadiri rapat sesuai kesepakatan bersama antara masyarakat, DPRD, dan LSM-KANe.

Menurut pihak LSM-KANe, DPRD kemudian kembali melayangkan surat panggilan kedua kepada Kepala Desa Loleo. Akan tetapi, hasilnya tetap sama karena yang bersangkutan kembali tidak hadir dengan alasan sakit. Meski demikian, pihak LSM-KANe mengaku melihat kondisi Kepala Desa Edi Amus dalam keadaan sehat dan beraktivitas seperti biasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakhadiran tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat dan aktivis. LSM-KANe menilai ada unsur ketakutan dari Kepala Desa Loleo untuk menghadiri forum RDP, terutama terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa yang selama ini menjadi sorotan publik.

“Jangan sampai ketidakhadiran ini karena takut dugaan penyalahgunaan Dana Desa terbongkar di hadapan publik,” tegas Ketua LSM-KANe Malut, Risal Sangaji.

LSM-KANe juga meminta DPRD Halmahera Selatan bersikap tegas dan transparan dalam menangani persoalan tersebut. Mereka mengingatkan agar lembaga legislatif tidak terkesan melakukan pembiaran ataupun melindungi pihak tertentu.

Masyarakat Desa Loleo bersama LSM-KANe menyatakan akan terus menunggu langkah tegas DPRD terhadap Kepala Desa Loleo. Apabila tidak ada tindakan nyata dalam waktu dekat, LSM-KANe mengancam akan kembali menggelar aksi jilid II dengan membawa mosi tidak percaya terhadap DPRD Halmahera Selatan.

Risal Sangaji menegaskan bahwa dugaan penyimpangan Dana Desa Loleo merupakan persoalan serius yang harus diusut secara terbuka dan tuntas.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai benar-benar selesai,” ujarnya.

Berita Terkait

“Yang Berat Itu Pulang ke Rumah” — Curahan Hati Korban PHK WBN Menggetarkan Publik
DPRD dan Pemkab Halmahera Tengah Perkuat Sinergi Lewat Rapat Paripurna LKPJ 2025
Jadwal TKA SD Negeri 143 Halmahera Selatan, Digelar Dua Hari
“Bayar Ke Siapa?” Jeritan Yesaya Badengo di Tengah Raksasa Nikel Halmahera: Ketika Janji Sejahtera Berubah Menjadi Rampok Tanah Sistematis
Karang Taruna Tunas Harapan Desa Lukulamo Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:06

Kepala Desa Loleo Tak Hadiri RDP di DPRD, LSM-KANe Nilai Ada yang Disembunyikan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:16

“Yang Berat Itu Pulang ke Rumah” — Curahan Hati Korban PHK WBN Menggetarkan Publik

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:11

DPRD dan Pemkab Halmahera Tengah Perkuat Sinergi Lewat Rapat Paripurna LKPJ 2025

Kamis, 23 April 2026 - 20:57

Jadwal TKA SD Negeri 143 Halmahera Selatan, Digelar Dua Hari

Selasa, 21 April 2026 - 18:32

Berita Terbaru