LSM-KANe Uji Komitmen DPRD Komisi I, Berani Hadirkan Kades Loleo

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha, 21 Mei 2026 — Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM-KANe) menguji komitmen DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, khususnya Komisi I, terkait keseriusan dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan.

Ketua LSM-KANe Risal Sangaji menilai, Komisi I DPRD Halmahera Selatan harus berani mengambil langkah tegas dengan menghadirkan Kepala Desa Loleo, Edi Amus, dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) agar seluruh persoalan yang menjadi perhatian publik dapat dibuka secara transparan.

Menurutnya, sikap kepala desa yang beberapa kali tidak menghadiri agenda RDP menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Bahkan, kondisi tersebut dinilai dapat memunculkan dugaan adanya upaya menghindari pertanggungjawaban atas berbagai persoalan yang sedang menjadi sorotan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Komisi I DPRD Halsel jangan terlihat lemah di hadapan kepala desa. Jika DPR serius ingin membela kepentingan masyarakat, maka Kades Loleo harus dihadirkan untuk memberikan penjelasan secara terbuka,” tegas Ketua LSM-KANe, Risal Sangaji.

LSM-KANe juga meminta DPRD tidak hanya sebatas melakukan pemanggilan formalitas, tetapi benar-benar menunjukkan keberpihakan terhadap aspirasi masyarakat Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, yang saat ini menunggu kepastian penyelesaian berbagai persoalan desa.

Selain itu, LSM-KANe menegaskan akan terus mengawal proses tersebut hingga ada kejelasan dan tindakan nyata dari pihak DPRD maupun instansi terkait.

“Jangan sampai masyarakat menilai DPRD hanya diam dan tidak mampu menjalankan fungsi pengawasan. Ini menyangkut kepercayaan publik serta menjaga marwah DPRD,” lanjut Risal Sangaji.

Risal Sangaji juga menegaskan bahwa polemik yang terjadi di Desa Loleo tidak berkaitan dengan kepentingan politik, melainkan murni bentuk dugaan pengkhianatan terhadap kepentingan masyarakat. Ia menilai, apabila DPRD Kabupaten Halmahera Selatan turut bungkam, maka publik dapat menilai fungsi dan kewibawaan DPRD telah dilemahkan oleh sikap kepala desa.

Berita Terkait

Tiang Listrik atau Batang Pohon? Penampakan di Jalan menuju Desa Suma Tinggi Tuai Perhatian Publik
Klarifikasi Kapus Lelilef Terkait Pemberitaan Operasional Ambulans: Pelayanan Tetap Berjalan, Kendala Utama Keterbatasan Tenaga Sopir
Diduga Terjadi Penyalahgunaan Dana Desa Loleo, LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Proses Hukum Kepala Desa dan Bendahara
Audit Khusus Dana Desa Loleo, Kades dan Sekdes Absen karena Alasan Sakit, LSM-KANe Malut Soroti Kejanggalan
LSM-KANe Malut Desak Inspektorat Segera Serahkan Hasil Audit Dana Desa Loleo ke Kejaksaan
Kepala Desa Nyonyifi Bantah Tuduhan dalam Pemberitaan, Sebut Tidak Pernah Dikonfirmasi Sebelum Dipublikasikan
Kegiatan Pelepasan Siswa-Siswi PAUD Satria Mandiri Desa Balita Angkatan XV
Kantor Desa Kembali Dipalang, Masyarakat Desa Loleo Desak Bupati Copot Kades Edi Amus
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:10

Tiang Listrik atau Batang Pohon? Penampakan di Jalan menuju Desa Suma Tinggi Tuai Perhatian Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 18:31

Klarifikasi Kapus Lelilef Terkait Pemberitaan Operasional Ambulans: Pelayanan Tetap Berjalan, Kendala Utama Keterbatasan Tenaga Sopir

Senin, 29 Juni 2026 - 18:09

Diduga Terjadi Penyalahgunaan Dana Desa Loleo, LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Proses Hukum Kepala Desa dan Bendahara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:41

Audit Khusus Dana Desa Loleo, Kades dan Sekdes Absen karena Alasan Sakit, LSM-KANe Malut Soroti Kejanggalan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:18

LSM-KANe Malut Desak Inspektorat Segera Serahkan Hasil Audit Dana Desa Loleo ke Kejaksaan

Berita Terbaru