Labuha, 21 Mei 2026 — Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM-KANe) menguji komitmen DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, khususnya Komisi I, terkait keseriusan dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan.
Ketua LSM-KANe Risal Sangaji menilai, Komisi I DPRD Halmahera Selatan harus berani mengambil langkah tegas dengan menghadirkan Kepala Desa Loleo, Edi Amus, dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) agar seluruh persoalan yang menjadi perhatian publik dapat dibuka secara transparan.
Menurutnya, sikap kepala desa yang beberapa kali tidak menghadiri agenda RDP menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Bahkan, kondisi tersebut dinilai dapat memunculkan dugaan adanya upaya menghindari pertanggungjawaban atas berbagai persoalan yang sedang menjadi sorotan publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Komisi I DPRD Halsel jangan terlihat lemah di hadapan kepala desa. Jika DPR serius ingin membela kepentingan masyarakat, maka Kades Loleo harus dihadirkan untuk memberikan penjelasan secara terbuka,” tegas Ketua LSM-KANe, Risal Sangaji.

LSM-KANe juga meminta DPRD tidak hanya sebatas melakukan pemanggilan formalitas, tetapi benar-benar menunjukkan keberpihakan terhadap aspirasi masyarakat Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, yang saat ini menunggu kepastian penyelesaian berbagai persoalan desa.
Selain itu, LSM-KANe menegaskan akan terus mengawal proses tersebut hingga ada kejelasan dan tindakan nyata dari pihak DPRD maupun instansi terkait.
“Jangan sampai masyarakat menilai DPRD hanya diam dan tidak mampu menjalankan fungsi pengawasan. Ini menyangkut kepercayaan publik serta menjaga marwah DPRD,” lanjut Risal Sangaji.
Risal Sangaji juga menegaskan bahwa polemik yang terjadi di Desa Loleo tidak berkaitan dengan kepentingan politik, melainkan murni bentuk dugaan pengkhianatan terhadap kepentingan masyarakat. Ia menilai, apabila DPRD Kabupaten Halmahera Selatan turut bungkam, maka publik dapat menilai fungsi dan kewibawaan DPRD telah dilemahkan oleh sikap kepala desa.











