Masyarakat dan LSM-KANe Akan Gelar Aksi Jika Inspektorat Tidak Segera Audit Khusus Dana Desa Loleo

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan — 28 Mei 2026, desakan terhadap Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan untuk segera melakukan audit khusus Dana Desa Loleo terus menguat. Masyarakat bersama Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM-KANe Malut) menyatakan siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran apabila pihak Inspektorat dinilai lamban dan tidak serius menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan, yang kini telah menjadi atensi publik di Halmahera Selatan.

Ketua LSM-KANe Malut, Risal Sangaji menegaskan bahwa masyarakat sudah terlalu lama menunggu kepastian terkait proses audit yang sebelumnya dijanjikan oleh pihak Inspektorat. Menurutnya, keterlambatan penanganan persoalan tersebut dapat memunculkan asumsi publik adanya pembiaran terhadap dugaan penyimpangan anggaran desa.

“Masyarakat hanya meminta transparansi dan kejelasan. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah nyata dari Inspektorat untuk turun melakukan audit khusus, maka LSM-KANe Malut bersama masyarakat akan turun ke jalan melakukan aksi besar-besaran,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan juga menilai bahwa persoalan Dana Desa bukan masalah pribadi, melainkan menyangkut hak masyarakat serta pembangunan desa. Karena itu, mereka meminta pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap tuntutan masyarakat terkait keterbukaan penggunaan anggaran desa.

Rencana aksi tersebut dikabarkan akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, pemuda, hingga tokoh desa yang menginginkan adanya transparansi penggunaan Dana Desa secara menyeluruh.

Hingga saat ini, pihak Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan belum menjadwalkan agenda audit khusus maupun memberikan keterangan resmi terkait kapan audit tersebut akan dilakukan. Masyarakat masih menanti langkah konkret dari pihak Inspektorat agar segera turun melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan Dana Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan.

Dalam keterangannya, Risal Sangaji menegaskan bahwa dugaan penyimpangan yang dilakukan Kepala Desa Loleo, Edi Amus bukan menyangkut anggaran pribadi, melainkan anggaran negara yang bersumber dari Dana Desa dan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa Dana Desa tidak boleh dijadikan ladang bisnis maupun digunakan untuk kepentingan keluarga, tetapi harus dimanfaatkan demi pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat desa.

LSM-KANe Malut menegaskan, apabila dalam waktu dekat Inspektorat belum juga menjadwalkan audit khusus, maka aksi demonstrasi jilid II akan kembali dilaksanakan dengan membawa tuntutan agar Inspektorat bersikap transparan dan serius dalam menangani dugaan penyimpangan Dana Desa Loleo.

Berita Terkait

USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS*
Puskesmas Wayaua Disorot,Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat
Puskesmas Wayaua Disorot, Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat
IPTU Sukardi Sain Tegaskan Kasus Kepsek SDN 84 Halsel Segera Naik Penyidikan
LSM-KANe Akan Laporkan Tiga Kepala Desa ke Kejaksaan Negeri Labuha
Masyarakat Desa Loleo Pertanyakan Anggaran Masjid Ratusan Juta, “Uangnya ke Mana
SEKRETARIS LSM KANe PERTANYAKAN TUGAS PENGAWASAN: BERAPA BANYAK ANGGARAN DANA DESA YANG BERHASIL DISELAMATKAN INSPEKTORAT? KADES LOLEO EDI AMUS DIDUGA SALAHGUNAKAN DANA HINGGA RATUSAN JUTA SAMPAI MILIAR, JADI TANTANGAN BESAR
Ketua LSM-KANe Bantah Pemberitaan Sebelumnya Terkait Dugaan Pemajakan Penambang Lokal oleh Sadam Hadi
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:50

USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS*

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:23

Puskesmas Wayaua Disorot,Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:38

Puskesmas Wayaua Disorot, Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:04

IPTU Sukardi Sain Tegaskan Kasus Kepsek SDN 84 Halsel Segera Naik Penyidikan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56

LSM-KANe Akan Laporkan Tiga Kepala Desa ke Kejaksaan Negeri Labuha

Berita Terbaru