Hal-Sel, newsline.id_28 Juli 2025 – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Fathiyyah Az-Zahra Desa Bahu menegaskan komitmennya dalam memerangi kekerasan seksual terhadap perempuan, khususnya di kalangan remaja putri. Dalam upaya nyata mewujudkan lingkungan yang aman dan sehat, sekolah ini bekerja sama dengan Puskesmas (PKM) Jiko menggelar program sosialisasi pencegahan kekerasan seksual sekaligus penyediaan suplementasi vitamin bagi siswi, pada Senin (28/7/2025).
Kepala MTs Fathiyyah Az-Zahra, Muhlis Jamil A.md,SI.P, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berperan aktif dalam melindungi siswi dari ancaman kekerasan seksual.
“Kami tidak hanya mendidik, tetapi juga bertanggung jawab menjaga keselamatan dan kesejahteraan siswa, terutama para remaja putri yang rentan menjadi korban kekerasan. Program ini adalah wujud nyata kepedulian kami,” ujar Muhlis dengan penuh semangat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan sosialisasi ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswi tentang bentuk-bentuk kekerasan seksual, cara mengenali tanda-tandanya, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil. Melalui pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami, narasumber dari PKM Jiko memberikan edukasi tentang pentingnya melaporkan kasus kekerasan, menjaga batasan pribadi, dan membangun keberanian untuk bersuara.
“Kami ingin para siswi tahu bahwa mereka tidak sendiri dan memiliki hak untuk hidup bebas dari kekerasan,” ungkap salah satu tenaga kesehatan dari PKM Jiko Bidan Samirna Karmiati M. Suba, A.md. Keb.
Selain sosialisasi, program suplementasi vitamin juga menjadi sorotan dalam kegiatan ini. Remaja putri menerima asupan vitamin untuk mendukung kesehatan fisik dan mental mereka, yang merupakan bagian dari upaya holistik untuk meningkatkan kesejahteraan generasi muda.

“Kesehatan dan keamanan adalah dua sisi yang saling mendukung. Dengan tubuh yang sehat dan pengetahuan yang memadai, kami yakin siswi kami dapat tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan percaya diri,” tambah Kepalah MTs Fathiyyah Az-zahra.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Bahu. Salah seorang wali murid, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Kami sangat mendukung program ini. Anak-anak kami tidak hanya belajar akademik, tetapi juga dibekali pengetahuan untuk melindungi diri dan menjaga kesehatan. Ini sangat berarti bagi kami sebagai orang tua,” katanya dengan haru.

MTs Fathiyyah Az-Zahra berharap program ini dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi remaja putri. Muhlis Jamil menegaskan bahwa sekolah akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PKM Jiko, untuk menjalankan program serupa di masa depan.
“Kami ingin menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berdaya dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan,” tutupnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, MTs Fathiyyah Az-Zahra Desa Bahu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga dan melindungi generasi muda dari ancaman kekerasan seksual serta mendukung kesehatan mereka. Langkah kecil ini diharapkan mampu membawa perubahan besar bagi masa depan yang lebih baik.
(FHAN, Y. S)











