Revitalisasi SLB Negeri Labuha: Langkah Nyata Pemerintah Wujudkan Pendidikan Inklusif di Halmahera Selatan

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 51;

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 51;

Labuha, newsline.id – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Labuha di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, akan segera menjalani transformasi besar melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2025.

Program ini, yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi melalui Direktorat PKPLK Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp904.419.000 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Proyek revitalisasi ini mencakup pembangunan dua Ruang Kelas Baru (RKB), selasar penghubung sepanjang 38 meter, serta rehabilitasi tempat ibadah dan aula. Berlokasi di Jalan Raya Labuha, Desa Tomori, Kecamatan Bacan, proyek ini dijalankan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SLB Negeri Labuha dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender. Kepala SLB Negeri Labuha, Marsumi, menyampaikan rasa syukur atas bantuan pemerintah ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Revitalisasi ini adalah angin segar bagi kami. Fasilitas yang lebih baik akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Halmahera Selatan,” ujarnya.

Foto pembangunan Selasar penghubung

Ia menambahkan bahwa pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan akses yang lebih baik bagi siswa penyandang disabilitas. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat satuan pendidikan, khususnya di daerah-daerah terpencil, demi mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Selasar penghubung yang dibangun akan memudahkan mobilitas siswa, terutama mereka yang menggunakan alat bantu, sementara rehabilitasi aula dan tempat ibadah diharapkan menjadi pusat kegiatan ekstrakurikuler dan spiritual bagi komunitas sekolah. Masyarakat setempat juga menyambut baik inisiatif ini.

“Kami berharap proyek ini selesai tepat waktu dan membawa manfaat besar bagi anak-anak kami,” ungkap salah seorang warga Desa Tomori.

Foto rehabilitasi ruangan aula SLB Labuha

Pelaksanaan proyek ini juga diharapkan dapat melibatkan tenaga kerja lokal, sehingga turut memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat sekitar. Dengan semangat gotong royong dan pengawasan ketat dari P2SP, revitalisasi SLB Negeri Labuha diharapkan menjadi tonggak penting dalam memajukan pendidikan inklusif di Maluku Utara. Proyek ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun harapan dan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda berkebutuhan khusus di Halmahera Selatan.

Revitalisasi SLB Negeri Labuha menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus. Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan SLB Negeri Labuha dapat terus menjadi rumah belajar yang aman, nyaman, dan inspiratif bagi para siswa. Mari kita dukung dan awasi bersama agar proyek ini berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.(**)

Penulis: FHAN

Berita Terkait

Diduga Petugas Puskesmas Gane Luar Asyik Nobar, Warga Keluhkan Pelayanan Kesehatan dan Minta Dinas Kesehatan Bertindak
Masyarakat Lapar, Kepala Desa Kenyang? LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Loleo
Pemerintah Desa Yamli Serahkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada Masyarakat
LSM KANe: Kades Loleo Edi Amus Tinggalkan Tugas 8 Bulan, Pemda Halsel Diminta Jangan Tutup Mata!  
Tiang Listrik atau Batang Pohon? Penampakan di Jalan menuju Desa Suma Tinggi Tuai Perhatian Publik
Klarifikasi Kapus Lelilef Terkait Pemberitaan Operasional Ambulans: Pelayanan Tetap Berjalan, Kendala Utama Keterbatasan Tenaga Sopir
Diduga Terjadi Penyalahgunaan Dana Desa Loleo, LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Proses Hukum Kepala Desa dan Bendahara
Audit Khusus Dana Desa Loleo, Kades dan Sekdes Absen karena Alasan Sakit, LSM-KANe Malut Soroti Kejanggalan
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 21:25

Diduga Petugas Puskesmas Gane Luar Asyik Nobar, Warga Keluhkan Pelayanan Kesehatan dan Minta Dinas Kesehatan Bertindak

Senin, 6 Juli 2026 - 19:26

Masyarakat Lapar, Kepala Desa Kenyang? LSM-KANe Malut Desak Kejaksaan Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Loleo

Senin, 6 Juli 2026 - 12:57

Pemerintah Desa Yamli Serahkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:40

LSM KANe: Kades Loleo Edi Amus Tinggalkan Tugas 8 Bulan, Pemda Halsel Diminta Jangan Tutup Mata!  

Senin, 29 Juni 2026 - 18:31

Klarifikasi Kapus Lelilef Terkait Pemberitaan Operasional Ambulans: Pelayanan Tetap Berjalan, Kendala Utama Keterbatasan Tenaga Sopir

Berita Terbaru