HAL-SEL, Newsline.id–Direktur Rumah Sakit Pratama Desa Bisui, dimintai wawancarai Oleh Awak Media, pada Kamis, 12 Juni 2025 bahwa pembayaran insentif untuk tenaga honorer PTT nakes, PPPK, pegawai negeri, satpam, klinik servis, dan Juru masak ditangani oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan, sesuai dengan surat perjanjian kerja yang suda di tetapkan Oleh perintah daerah
Selain masalah insentif, pembiyayaan Rumah Sakit Pratama Bisui juga mungkin menghadapi kekurangan Tenaga Honorer dan fasilitas kesehatan.
Kemudian kekurgan angran untuk pembayaran tenaga pembersihan lokasih rumah sakit, seperti belanja minyak besin dan solar beserta kebutuhan yang lain, untuk pembelian minyak solar, hal ini dikarenakan sering juga terjadinya pemadaman listrik di wilayah Gane Timur Tengah, sehingga terkadang membuat pelayanan rumah sakit sering terganggu pungkasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjut hal ini juga di sampaikan oleh direktur Rumah Sakit Peratama Dr, Elisabeth Bernadete pada saat itu Bupati Halmahera Selatan berkunjung di Desa Bisui, Gane Timur Tengah, dalam rangka sholat Idil Adha bersma warga masyarakat, pada tgl 6 Juni 2025
Bupati Halsel menyapaikan perlunya penambahan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Hal ini menunjukkan kebutuhan akan peningkatan kapasitas dan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit tersebut
Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan memiliki peran penting dalam mengatasi masalah yang dihadapi RS Pratama Bisui.
Perhatian serius diperlukan untuk memastikan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Hal ini mencakup pengawasan terhadap praktik pembiayaan layanan kesehatan, peningkatan anggaran, penambahan tenaga kesehatan, dan peningkatan fasilitas kesehatan di rumah sakit.
Evaluasi terhadap kinerja rumah sakit juga perlu dilakukan untuk memastikan pengelolaan yang efektif dan efisien
Rumah Sakit Pratama Desa Bisui membutuhkan perhatian dan intervensi segera dari Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan untuk memastikan pelayanan kesehatan yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.
Peningkatan anggaran, penambahan tenaga kesehatan, dan pengawasan yang ketat terhadap praktik pembiayaan layanan kesehatan merupakan langkah-langkah penting yang perlu diambil.
Penulis: Kairatu











