Warga Desa Yomen Desak Audit Total Dana Desa 2023–2025, Soroti Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Anggaran

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan – Masyarakat Desa Yomen, Kecamatan Kepulauan Jorongga, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, melayangkan desakan tegas kepada aparat pengawas dan penegak hukum untuk segera melakukan audit total terhadap pengelolaan Dana Desa tahun anggaran 2023 hingga 2025.

Desakan ini muncul karena warga menilai pengelolaan sejumlah program strategis desa belum dijelaskan secara terbuka kepada publik. Masyarakat mempertanyakan realisasi fisik dan pertanggungjawaban anggaran pada beberapa pos kegiatan yang dianggap krusial dan menyangkut kepentingan langsung warga.

Adapun poin anggaran yang diminta untuk diaudit secara menyeluruh antara lain:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Tahun Anggaran 2023
  2. Program Air Bersih
  3. Subsidi BBM
  4. Tahun Anggaran 2024
  5. Pembangunan Kantor Desa
  6. Pembangunan Jalan Sertu
  7. Tahun Anggaran 2025
  8. Pengadaan Modal Tenaga Surya (dua unit)
  9. Program Ketahanan Pangan

Warga menilai, seluruh program tersebut harus dibuka secara terang-benderang kepada publik, mulai dari tahap perencanaan, nilai anggaran, pelaksanaan pekerjaan, hingga laporan pertanggungjawaban (SPJ).

“Dana desa bukan uang pribadi. Itu uang negara yang diperuntukkan bagi masyarakat. Kalau tidak ada yang ditutup-tutupi, maka buka saja semua dokumen anggarannya ke publik,” tegas salah satu tokoh masyarakat.

Masyarakat secara terbuka mendesak Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan untuk tidak lagi bersikap pasif dan segera melakukan audit investigatif secara menyeluruh. Warga juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi turut memantau dan, bila perlu, turun langsung melakukan supervisi terhadap proses pemeriksaan.

Menurut warga, langkah audit menyeluruh sangat penting untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan anggaran serta menjamin kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan keuangan desa. Mereka menegaskan bahwa keterbukaan hasil audit kepada masyarakat adalah bentuk tanggung jawab moral dan hukum pemerintah desa.

“Kami tidak ingin polemik ini terus berlarut. Jika semua sudah sesuai aturan, buktikan melalui audit terbuka. Tapi jika ada pelanggaran, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar perwakilan warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah desa terkait tuntutan audit tersebut.

Masyarakat Desa Yomen menyatakan akan terus mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan hukum, demi menjaga integritas pengelolaan Dana Desa dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan desa.

Tim Redaksi

Berita Terkait

USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS*
Puskesmas Wayaua Disorot,Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat
Puskesmas Wayaua Disorot, Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat
IPTU Sukardi Sain Tegaskan Kasus Kepsek SDN 84 Halsel Segera Naik Penyidikan
LSM-KANe Akan Laporkan Tiga Kepala Desa ke Kejaksaan Negeri Labuha
Masyarakat Desa Loleo Pertanyakan Anggaran Masjid Ratusan Juta, “Uangnya ke Mana
SEKRETARIS LSM KANe PERTANYAKAN TUGAS PENGAWASAN: BERAPA BANYAK ANGGARAN DANA DESA YANG BERHASIL DISELAMATKAN INSPEKTORAT? KADES LOLEO EDI AMUS DIDUGA SALAHGUNAKAN DANA HINGGA RATUSAN JUTA SAMPAI MILIAR, JADI TANTANGAN BESAR
Ketua LSM-KANe Bantah Pemberitaan Sebelumnya Terkait Dugaan Pemajakan Penambang Lokal oleh Sadam Hadi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:50

USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS*

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:23

Puskesmas Wayaua Disorot,Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:38

Puskesmas Wayaua Disorot, Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:04

IPTU Sukardi Sain Tegaskan Kasus Kepsek SDN 84 Halsel Segera Naik Penyidikan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56

LSM-KANe Akan Laporkan Tiga Kepala Desa ke Kejaksaan Negeri Labuha

Berita Terbaru