TERNATE,newsline.id– Akademi Kebidanan (AKBID) Cahwala Maluku Utara sukses menggelar kuliah umum bertajuk “Pembangunan Sektor Kesehatan yang Berkelanjutan Berbasis Pelayanan dan Berkualitas” di Aula AKBID Cahwala, pada Selasa (12/8/2025).
Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen tenaga kesehatan muda dalam mewujudkan sistem kesehatan yang unggul dan berkelanjutan di Indonesia, khususnya di Maluku Utara.
Kuliah umum yang dibuka secara resmi oleh Direktur AKBID Cahwala Maluku Utara, Irma Ibrahim, S.E., M.M., menghadirkan narasumber inspiratif, Ir. Hj. Sri Haryanti Hatary, S.H., M.Si., Asisten Bidang Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Provinsi Maluku Utara. Acara ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta sejumlah tamu undangan, yang antusias mengikuti diskusi mendalam tentang masa depan sektor kesehatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Irma Ibrahim menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam menghadapi tantangan dan peluang di era pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.
“Kualitas pelayanan adalah jantung dari sistem kesehatan yang ideal. Mahasiswa kebidanan harus menguasai ilmu, keterampilan, dan etika profesi untuk memberikan layanan kesehatan yang holistik dan bermartabat,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Ir. Hj. Sri Haryanti Hatary, dalam pemaparannya, menggarisbawahi elemen-elemen kunci dalam pembangunan kesehatan berkualitas. Ia menyoroti perlunya peningkatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang kompeten, penyediaan sarana prasarana yang memadai, serta peran aktif masyarakat melalui edukasi pola hidup bersih dan sehat.
“Keberlanjutan sektor kesehatan bergantung pada integrasi layanan, manajemen yang kuat, pembiayaan yang efisien, dan pengawasan yang ketat. Teknologi juga menjadi katalis penting untuk mempercepat akses dan kualitas pelayanan,” jelasnya.
Sesi kuliah umum berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi, ditutup dengan sesi tanya jawab yang memperkaya wawasan. Para mahasiswa tampak bersemangat menggali solusi praktis untuk menghadapi tantangan di lapangan, seperti keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah terpencil dan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Melalui kegiatan ini, AKBID Cahwala Maluku Utara berkomitmen untuk terus mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki visi besar dalam mendukung pembangunan kesehatan nasional.
“Kami berharap kuliah umum ini dapat menginspirasi generasi muda untuk menjadi agen perubahan, membawa dampak nyata bagi kesehatan masyarakat di Maluku Utara dan Indonesia,” tutup Irma Ibrahim.
Acara ini menjadi bukti nyata bahwa AKBID Cahwala Maluku Utara tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesadaran sosial mahasiswa untuk berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Sehat yang berkelanjutan.
Tim/red











