Ternate — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate merilis prakiraan cuaca terkini untuk wilayah Maluku Utara pada Jumat, 14 November 2025. Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir, angin kencang, serta gelombang laut tinggi diprediksi melanda sejumlah daerah, memaksa masyarakat meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Prakirawan Cuaca BMKG melalui laporan resmi yang dipantau newsline.id via grup WhatsApp Info BMKG Maluku Utara. Prakiraan mencakup seluruh daratan dan perairan Maluku Utara, termasuk Pulau Morotai, Loloda, Ibu, Ternate, Tidore, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Taliabu, Bacan, serta jalur pelayaran utama seperti Ternate-Batang Dua, Tobelo-Morotai, dan Patani-Tobelo.
Menurut BMKG, kondisi cuaca ini dipicu oleh peningkatan kecepatan angin dari arah barat-barat laut serta dinamika atmosfer yang memicu pertumbuhan awan konvektif masif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Faktor ini berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat, serta meningkatkan tinggi gelombang di perairan,” jelas Prakirawan BMKG.
Kondisi Cuaca Hari Ini: Dari Berawan hingga Hujan Lebat
Pagi Hari: Secara umum berawan tebal. Potensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Morotai, Loloda, Ibu, Galela, Batang Dua, Sahu, Hiri, Oba, Obi, Mangoli, serta area sekitarnya. Masyarakat disarankan mempersiapkan payung atau jas hujan sejak dini.
Siang hingga Sore Hari: Intensitas hujan meningkat menjadi ringan hingga lebat. Wilayah terdampak meliputi Morotai, Loloda, Galela, Tobelo, Kao, Ibu, Jailolo, Batang Dua, Hiri, Ternate, Tidore, Sofifi, Oba, Wasile, Maba, Weda, Patani, Gebe, Gane, Bacan, Obi, Falabisahaya, Taliabu, dan sekitarnya. Risiko banjir bandang dan tanah longsor patut diwaspadai di daerah rawan.
Parameter Cuaca Pendukung
Parameter Nilai
| Suhu Udara 25°C – 31°C |
| Kelembaban 75% – 100% |
Arah & Kecepatan Angin Barat – Barat Laut, 05 – 40 km/jam
Peringatan Dini: Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang
BMKG mengeluarkan peringatan dini waspada untuk hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di Morotai, Galela, Loloda, Ibu, Jailolo, Kao, Malifut, Batang Dua, Ternate, Tidore, Oba, Sofifi, Wasile, Maba, Weda, Patani, Obi, Mangoli, serta wilayah sekitarnya.
“Petir dan angin kencang bisa terjadi secara tiba-tiba, berpotensi merusak atap rumah, pohon tumbang, dan gangguan listrik,” tambah prakirawan.
Prakiraan Gelombang Laut: Bahaya bagi Nelayan dan Pelayaran
Gelombang Umum: 0,5 – 1,5 meter.
Peringatan Khusus: Potensi gelombang tinggi akibat angin kencang. Jalur pelayaran kunci seperti Ternate-Batang Dua, Tobelo-Morotai, dan Patani-Tobelo diprediksi mencapai 1,25 – 1,5 meter, bahkan bisa melonjak dua kali lipat saat cuaca ekstrem.
BMKG menekankan risiko tinggi bagi nelayan tradisional dan kapal penyeberangan. “Gelombang bisa mencapai 3 meter atau lebih di kondisi puncak,” ungkap sumber BMKG.
Imbauan BMKG: Prioritaskan Keselamatan
Prakirawan BMKG menegaskan: “Masyarakat, khususnya nelayan, pelaku pelayaran, dan pengguna transportasi laut, wajib memantau update cuaca terbaru melalui saluran resmi BMKG. Hindari berlayar jika kondisi membahayakan.”
BMKG juga mengimbau warga Maluku Utara untuk:
Menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat.
Memantau drainase untuk cegah banjir.
Melaporkan pohon rawan tumbang ke pihak berwenang.
Selalu ikuti informasi resmi via situs BMKG, aplikasi Info BMKG, atau grup WhatsApp resmi.
Dengan cuaca yang tidak menentu ini, Maluku Utara diingatkan untuk tetap waspada. Pantau terus update BMKG untuk hari-hari mendatang, karena pola cuaca La Niña masih berpotensi memperburuk kondisi hingga akhir tahun. Keselamatan adalah prioritas utama!
(Ikbal kutaman)











