Sofifi, newsline.id_17 Agustus 2025 – Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, tampil sebagai Inspektur Upacara, memimpin jalannya upacara dengan penuh wibawa, menggambarkan semangat persatuan dan kebanggaan nasional.
Upacara yang berlangsung pada Minggu pagi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, antara lain Wakil Gubernur Maluku Utara, Ketua DPRD Malut Ikbal Ruray, Kapolda Malut, Danrem 152/Baabullah, Kabinda Malut, Kajati Malut, pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Provinsi Malut, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Kehadiran mereka menambah makna peringatan bersejarah ini sebagai wujud kebersamaan dalam mengenang perjuangan kemerdekaan.
Momen sakral diawali dengan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Maluku Utara, Ikbal Ruray, yang menggema dengan penuh semangat, mengingatkan hadirin akan perjuangan para pahlawan pada 17 Agustus 1945. Suasana semakin khidmat ketika Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara, H. Amar Manaf, memimpin pembacaan doa, memohon keberkahan bagi bangsa dan negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Upacara ini dipimpin oleh Komandan Upacara, Mayor Inf. Sugeng Siswanto dari PasiOps Korem 152/Baabullah, dengan Perwira Upacara Mayor Inf. Anton Santoni. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas dengan gagah dan penuh dedikasi dipimpin oleh Letda CBA. M. Akbar Bimantaro. Penampilan mereka yang disiplin dan terlatih menjadi sorotan, melambangkan generasi muda yang siap melanjutkan estafet perjuangan bangsa.
Gubernur Sherly Tjoanda dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga semangat kemerdekaan di tengah tantangan zaman.
“Hari ini kita tidak hanya memperingati kemerdekaan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk membangun Maluku Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Upacara berlangsung dengan aman dan tertib, diwarnai dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang sukses dilakukan oleh Paskibraka, disusul sorak sorai kebanggaan dari para hadirin. Peringatan ini tidak hanya menjadi simbol kebangsaan, tetapi juga momentum untuk mempererat solidaritas dan semangat gotong royong di Maluku Utara.
Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-80 ini ditutup dengan suasana penuh haru dan optimisme, meninggalkan pesan bahwa kemerdekaan adalah anugerah yang harus dijaga bersama untuk generasi masa depan.
Penulis: SAIBA DZAILANI
Editor: FHAN











