Organda Gabungan Desak Polda Maluku Utara Tindak Pelaku Penjualan Solar Subsidi di Atas Harga Normal

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOFIFI– Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Organda gabungan, tgl 11-05 – 2026 jam 11 pagi wit menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Polda Maluku Utara, mendesak aparat kepolisian segera menindak tegas para pelaku penjualan BBM subsidi jenis solar yang diduga dijual dengan harga mencapai Rp18 ribu hingga Rp20 ribu per liter.

Dalam aksi tersebut, massa menilai praktik penjualan solar subsidi dengan harga tinggi sangat merugikan masyarakat, terutama para sopir angkutan dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada BBM subsidi untuk kebutuhan operasional sehari-hari.

Saat menyampaikan orasi, massa aksi mengaku telah mengantongi sejumlah data terkait dugaan permainan BBM subsidi, termasuk adanya keterlibatan oknum-oknum tertentu yang diduga ikut bermain dalam Penampungan solar bersubsidi di wilayah Maluku Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah kantongi data. Ada oknum-oknum yang main BBM subsidi ini,” tegas salah satu orator saat berorasi di depan massa aksi.

Namun demikian, ketika pihak kepolisian meminta data tersebut untuk ditindaklanjuti, massa aksi memilih tidak menyerahkannya secara langsung kepada aparat. Mereka beralasan khawatir identitas mereka diketahui dan berpotensi menimbulkan persoalan dengan pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Kalau torang kase data ke polisi, nanti torang tarabakusanang dengan oknum-oknum itu. Jadi biar pihak kepolisian turun langsung lakukan investigasi supaya bisa tahu sendiri siapa-siapa yang main BBM subsidi ini,” ungkap salah satu peserta aksi.

Massa aksi juga meminta Polda Maluku Utara untuk tidak tinggal diam terhadap persoalan tersebut. Mereka berharap aparat segera melakukan penyelidikan langsung di lapangan, termasuk memantau jalur distribusi BBM subsidi dan menindak para pelaku yang terbukti melakukan penyelewengan.

Menurut massa aksi, praktik penjualan solar subsidi di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah semakin marak terjadi dan diduga berlangsung cukup lama tanpa penindakan serius. Kondisi itu dinilai berdampak besar terhadap masyarakat kecil, khususnya sopir angkutan umum yang sangat membutuhkan BBM subsidi dengan harga normal.

Hingga aksi berakhir, massa meminta aparat kepolisian segera mengambil langkah konkret agar distribusi BBM subsidi di Maluku Utara dapat berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Tim/red

Berita Terkait

Polda Malut Tangkap Tersangka Dugaan Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar
Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penipuan dan Penggelapan Dana Perjalanan Umroh yang Rugikan Masyarakat Milyaran Rupiah
USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS
Kapolda Maluku Utara Temui Esau Sidemo, Nelayan yang Bertahan 26 Hari di Tengah Samudra Pasifik
Wakapolda Malut Buka FGD Kepemimpinan Nasional, Dorong Pengaduan Masyarakat Terintegrasi
Akademisi Soroti Rencana Pinjaman Rp1 Triliun Pemprov Maluku Utara, Minta Transparansi dan Lindungi Hak ASN
Ditlantas Polda Maluku Utara Gelar Operasi Rutin, Pengendara Diminta Lengkapi Surat Kendaraan
Desiminasi Edukasi Pengawasan Keamanan PSAT: Dinas Pangan Malut Dorong Petani Tingkatkan Mutu Produk
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:22

Polda Malut Tangkap Tersangka Dugaan Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:58

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penipuan dan Penggelapan Dana Perjalanan Umroh yang Rugikan Masyarakat Milyaran Rupiah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:59

USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:37

Kapolda Maluku Utara Temui Esau Sidemo, Nelayan yang Bertahan 26 Hari di Tengah Samudra Pasifik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:13

Wakapolda Malut Buka FGD Kepemimpinan Nasional, Dorong Pengaduan Masyarakat Terintegrasi

Berita Terbaru