Krisis Sampah di Halmahera Selatan: GPM Halsel Kecam Ketidakpedulian Bupati dan Kepala DLH

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha, 27 Mei 2025. Halmahera Selatan, Maluku Utara – Gerakan Pemuda Marhaenis Halmahera Selatan (GPM Halsel) melontarkan kritik pedas terhadap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terkait penanganan krisis sampah yang semakin memprihatinkan. Ketua GPM Halsel, Harmain Rusli, menuding Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Samsu Abubakar, abai terhadap masalah lingkungan yang telah mengancam kesehatan masyarakat dan merusak citra daerah.

Tumpukan sampah yang menggunung di sejumlah titik vital, seperti Pelabuhan Kupal dan di bawah Jembatan Tembal, menjadi bukti nyata kegagalan pengelolaan sampah di Halmahera Selatan. Kondisi ini, menurut Harmain Rusli, bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan menunjukkan krisis kebijakan lingkungan yang serius. Ia menilai tidak adanya evaluasi menyeluruh, sistem kerja yang efektif, dan akuntabilitas pejabat terkait.

“Ini bukan masalah baru. Warga sudah lama mengeluh, tetapi Kepala DLH seakan tutup mata. Yang lebih memprihatinkan, Bupati justru memilih bungkam. Ini adalah bentuk pembiaran yang sangat kami sesalkan,” tegas Harmain Rusli dalam pernyataannya pada Selasa (27/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harmain menambahkan bahwa masalah sampah telah berdampak buruk pada kesehatan publik dan martabat daerah. Ketidakpedulian pemerintah daerah, menurutnya, menunjukkan kurangnya perhatian terhadap kesejahteraan rakyat.

“Masalah ini sudah menyentuh kesehatan publik dan martabat kota. Kalau kepala daerah saja memilih diam, lalu siapa yang peduli pada rakyat?” ujarnya dengan nada kecewa.

Sebagai bentuk protes, GPM Halsel menuntut Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba untuk segera mengambil langkah konkrit, antara lain:

– Mengevaluasi kinerja Kepala DLH, Samsu Abubakar.

– Merancang ulang sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan terintegrasi.

– Melakukan inspeksi langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil dan berdialog dengan masyarakat.

GPM Halsel menegaskan akan terus mengawasi dan menyuarakan aspirasi masyarakat terkait permasalahan sampah ini. Mereka berkomitmen untuk memperjuangkan lingkungan bersih dan sehat di Halmahera Selatan, bukan hanya sebatas janji-janji semata.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Kepala DLH Samsu Abubakar belum memberikan tanggapan resmi atas kritik yang dilontarkan GPM Halsel.
Min/jy

Berita Terkait

Dominasi Simbolik: Kekuasaan yang Menyisihkan Kebenaran di Tengah Masyarakat
Antisipasi Cuaca Buruk 7–9 Oktober: Wali Kota Tegaskan Keselamatan Warga Pesisir Harus Diutamakan
Dugaan Operasi Pangkalan Kayu Tanpa Izin di Jailolo, Papan UD Tidak Terpasang
Dugaan Prostitusi Terselubung di Q’One Massage Green Garden: Sosok DA Diduga Lindungi Praktik Ilegal, Media Marwah Terlibat Kontroversi
PT. RIMBA KURNIA ALAM SITE PT. WANATIARA PERSADA DIGUGAT KE DISNAKERTRANS DAN PENGADILAN
Film “Jalan Pulang”: Cinta Seorang Ibu Diterpa Kengerian Gaib
Pentasan Seni Budaya Mahasiswa Nuku di Dusun Bula Tikep
Warga Desa Waimili Menutut Bupati Halmahera Selatan belum menepati janjinya.
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Oktober 2025 - 14:36

Dominasi Simbolik: Kekuasaan yang Menyisihkan Kebenaran di Tengah Masyarakat

Rabu, 8 Oktober 2025 - 12:11

Antisipasi Cuaca Buruk 7–9 Oktober: Wali Kota Tegaskan Keselamatan Warga Pesisir Harus Diutamakan

Senin, 29 September 2025 - 20:19

Dugaan Operasi Pangkalan Kayu Tanpa Izin di Jailolo, Papan UD Tidak Terpasang

Rabu, 17 September 2025 - 10:19

Dugaan Prostitusi Terselubung di Q’One Massage Green Garden: Sosok DA Diduga Lindungi Praktik Ilegal, Media Marwah Terlibat Kontroversi

Senin, 14 Juli 2025 - 19:45

PT. RIMBA KURNIA ALAM SITE PT. WANATIARA PERSADA DIGUGAT KE DISNAKERTRANS DAN PENGADILAN

Berita Terbaru