Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Loleo: Rakyat Menunggu Keberanian Inspektorat, LSM KANe Siap Kawal Hingga Tuntas

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Masyarakat Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, kini menaruh harapan besar kepada Inspektorat daerah untuk segera turun tangan menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan Dana Desa yang belakangan ini menjadi sorotan publik.

Sejumlah warga mengaku kecewa terhadap pengelolaan anggaran desa yang dinilai tidak transparan. Dugaan tersebut mencakup penggunaan Dana Desa dan APBDes yang dianggap tidak terbuka kepada masyarakat, mulai dari pelaksanaan program hingga pertanggungjawaban anggaran. Bahkan Kepala Desa Edi Amus Tidak Pernah Melakukan Musdes Musyawarah Desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri (LSM) KANe Malut menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas. Mereka meminta pemerintah daerah, khususnya Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan, tidak tutup mata terhadap aspirasi masyarakat yang menuntut adanya pemeriksaan menyeluruh.

Sekertaris LSM KANe Malut Asbar Sandiah menyebut, pengawasan terhadap Dana Desa merupakan bagian penting dalam memastikan hak-hak masyarakat benar-benar terpenuhi melalui pembangunan yang tepat sasaran.

“Rakyat hanya ingin kejelasan. Jika memang tidak ada persoalan, maka pemerintah desa harus berani membuka seluruh penggunaan anggaran secara transparan kepada publik,” tegasnya.

Menurutnya, keberanian Inspektorat dalam mengusut dugaan tersebut akan menjadi ujian komitmen pemerintah daerah terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.

Warga berharap polemik ini tidak berhenti sebatas isu, tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui audit dan pemeriksaan resmi agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat Desa Loleo.

Berita Terkait

Antara Penderitaan Rakyat dan Kekayaan Penguasa, LSM-KANe Uji Komitmen Kejaksaan Berani Usut Aset Kepala Desa
Antara Luka dan Pengkhianatan Masyarakat Desa Loleo, LSM-KANe Tantang Pemda Halsel Tuntaskan Kasus Dana Desa
Harga Tanah Rp1.500 per Meter di Obi Timur Picu Kemarahan Warga, Kuasa Hukum: “Ini Penghinaan Terhadap Hak Masyarakat”
Dekat Ini inspektorat Audit Khusus Dana Desa Loleo, LSM-KANe Malut Beri Apresiasi.
Anggaran Rp1 Miliar Lebih Dipertanyakan, Program Meteran Listrik Desa Soligi Baru Sentuh 100 Rumah
Oknum Polisi Syahjuan Joisangadji Alias SJ Diduga Terima Uang dalam Transaksi Lahan Saat Berseragam, Kuasa Hukum Alimusu Soroti Pelanggaran Berat
Bambang Joisangaji, SH Desak Polres Halsel Bertindak Tegas: “Periksa Kades Kawasi, Jangan Lindungi Siapapun!”
KETUA LSM-KANe DESAK BUPATI HALSEL JANGAN DIAM! PENGHIANATAN DI DESA LOLEO MAKIN TERBUKA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:09

Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Loleo: Rakyat Menunggu Keberanian Inspektorat, LSM KANe Siap Kawal Hingga Tuntas

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:21

Antara Penderitaan Rakyat dan Kekayaan Penguasa, LSM-KANe Uji Komitmen Kejaksaan Berani Usut Aset Kepala Desa

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:41

Antara Luka dan Pengkhianatan Masyarakat Desa Loleo, LSM-KANe Tantang Pemda Halsel Tuntaskan Kasus Dana Desa

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:12

Harga Tanah Rp1.500 per Meter di Obi Timur Picu Kemarahan Warga, Kuasa Hukum: “Ini Penghinaan Terhadap Hak Masyarakat”

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:58

Dekat Ini inspektorat Audit Khusus Dana Desa Loleo, LSM-KANe Malut Beri Apresiasi.

Berita Terbaru