Pembentukan Pengurus Koperasi Merah Putih di Kecamatan Galela Utara dinilai jauh dari kata demokratis.

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MALUT|newsline.id—Pembentukan Pengurus Koperasi Merah Putih di Kecamatan Galela Utara dinilai jauh dari kata demokratis.

Pasalnya, pembentukan pengurus Koperasi tersebut tidak melalui musyawarah di tingkatan desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga yang namanya tidak ingin dipublikasikan mengatakan, sejauh ini tidak ada sosialisasi terkait pembentukan Koperasi Merah Putih itu.

“Saya menilai ini melanggar nilai demokrasi karena dimana pembentukan pengurus Koperasi Merah Putih Tidak Ada Musyawarah Antara Masyarakat Desa Ataupun Pengumuman Untuk Di Ketahui Oleh Masyarakat Desa Setempat”ungkapnya.

“Sejauh ini tidak ada pengumuman atau sosialisasi kepada masyarakat, tiba-tiba hari ini pengurusnya telah terbentuk”ujarnya kecewa.

Seperti diketahui, Koperasi Merah Putih adalah program strategis yang bertujuan memberdayakan masyarakat desa dan kelurahan melalui usaha bersama. Program ini mendorong pemanfaatan potensi lokal secara maksimal, dengan membentuk struktur ekonomi yang dikelola oleh dan untuk masyarakat.

Hingga berita ini disiarkan belum ada konfirmasi dari pihak terkait tentang permasalahn ini.(*)

Berita Terkait

Polda Malut Amankan 5 Tersangka Kasus Konflik di Patani Barat, 3 Orang Masih dalam Pencarian
Capaian PKK Desa Fidy Jaya Tembus di Atas 80%, Kinerja Luar Biasa Dianugerahi Apresiasi Tinggi
GAIB AKAN GERUDUK KPK DAN PT HARUM ENERGY, DESAK DUGAAN SUAP RP10 MILIAR PT HSM DIUSUT TUNTAS
Penilaian 10 Program Pokok PKK Desa Fidy Jaya Digelar, Diimbau Tak Hanya Seremonial
Penasehat IPMI Menyoroti Dugaan Pemalakan dan Kekerasan di Jalan Labuha–Indari, Minta Evaluasi Kapolsek Bacan Bara
Diduga Korupsi Meliaran Rupiah, Kades Loleo Tantang Pemda Pecat Dirinya dengan Sumpah Potong Jari — Komitmen Bupati Dipertanyakan
ASN BPKAD Halsel Rustam Hamid Resmi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan
Diduga Korupsi Meliaran Rupiah, Kades Loleo Tantang Pemda Pecat Dirinya dengan Sumpah Potong Jari — Komitmen Bupati Dipertanyakan
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 23:55

Polda Malut Amankan 5 Tersangka Kasus Konflik di Patani Barat, 3 Orang Masih dalam Pencarian

Kamis, 24 September 2026 - 18:44

Capaian PKK Desa Fidy Jaya Tembus di Atas 80%, Kinerja Luar Biasa Dianugerahi Apresiasi Tinggi

Kamis, 24 September 2026 - 18:06

GAIB AKAN GERUDUK KPK DAN PT HARUM ENERGY, DESAK DUGAAN SUAP RP10 MILIAR PT HSM DIUSUT TUNTAS

Kamis, 24 September 2026 - 15:20

Penilaian 10 Program Pokok PKK Desa Fidy Jaya Digelar, Diimbau Tak Hanya Seremonial

Rabu, 23 September 2026 - 21:20

Penasehat IPMI Menyoroti Dugaan Pemalakan dan Kekerasan di Jalan Labuha–Indari, Minta Evaluasi Kapolsek Bacan Bara

Berita Terbaru