Soal Rumah Layak Huni (RLH), Begini Penjelasan Sekdes Sosowomo

Selasa, 1 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malut.Newsline.Id-HAL-SEL–pelaksanaan pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) yang dikerjakan oleh PJ Kades dan Sekretaris Desa Sosowomo, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah sempat dipertanyakan oleh Ketua Tim Pengelola TPK kepada salah satu media. (17/03/2025

Aksen menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunan RLH ini telah dirundingkan dalam rapat antara Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan Pemerintah Desa.

“Kami sudah mengadakan rapat sebelumnya, namun terjadi miskomunikasi karena Ketua TPK tidak hadir saat pembahasan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat tersebut, Aksen dan Kades menyampaikan bahwa dua unit RLH akan dikordinasikan langsung oleh desa.

“Proyek ini merupakan bantuan langsung dari Dinas PMD daerah. Kami ingin menjadikan ini sebagai contoh bagi TPK, yang seringkali mengalami kendala dalam pelaksanaan kegiatan fisik, baik dari segi pembangunan maupun pelaporan administrasi,” jelas Aksen.

Lebih lanjut, Aksen menegaskan bahwa sebagai pelaksana, tugas mereka hanya memantau progres pembangunan dan melakukan pelaporan administrasi.

“Anggaran ada di bendahara. Kami berusaha memberikan contoh pelaporan yang baik agar TPK dapat belajar dari proses ini,” tambahnya.

Manuel Kokobu, selaku Ketua TPK, membenarkan bahwa rapat terkait proyek ini memang telah dilakukan.

“Saya baru mengetahui bahwa rapat sudah dilaksanakan. Saat itu saya tidak bisa hadir karena sedang berada di Weda. Saya akui ada miskomunikasi di sini,” ujar Manuel.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Arnolis Girato, mengaku tidak menerima laporan sebelumnya baik dari masyarakat maupun TPK.

“Saya baru mengetahui persoalan ini setelah melihat berita di media sosial. Namun, berdasarkan pantauan saya, progres pembangunan di lapangan berjalan lancar tanpa kendala,” katanya.

Simon Hulahi, salah satu penerima bantuan RLH, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Desa.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Pelaksanaan pembangunannya juga berjalan lancar dan hasilnya layak,” ujar Simon.

Aksen Aiba menutup wawancaranya dengan mengapresiasi peran masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan desa.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah menjalankan fungsi pengawasannya. Ke depan, kami akan lebih mengutamakan komunikasi jika ada kekeliruan atau keganjalan. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan pemerintahan desa, sehingga saran dan kritik dari masyarakat sangat kami harapkan,” tutup Aksen. (Ilham Saleh)

Berita Terkait

Komisi I DPRD Halsel Lemah Kalah, Kades Loleo Diduga Berhasil Mengelabui.Ketua LSM-KANe Duga Komisi I Turut Lindungi.
Dominasi Simbolik: Kekuasaan yang Menyisihkan Kebenaran di Tengah Masyarakat
Antisipasi Cuaca Buruk 7–9 Oktober: Wali Kota Tegaskan Keselamatan Warga Pesisir Harus Diutamakan
Dugaan Operasi Pangkalan Kayu Tanpa Izin di Jailolo, Papan UD Tidak Terpasang
Dugaan Prostitusi Terselubung di Q’One Massage Green Garden: Sosok DA Diduga Lindungi Praktik Ilegal, Media Marwah Terlibat Kontroversi
PT. RIMBA KURNIA ALAM SITE PT. WANATIARA PERSADA DIGUGAT KE DISNAKERTRANS DAN PENGADILAN
Film “Jalan Pulang”: Cinta Seorang Ibu Diterpa Kengerian Gaib
Pentasan Seni Budaya Mahasiswa Nuku di Dusun Bula Tikep
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:52

Komisi I DPRD Halsel Lemah Kalah, Kades Loleo Diduga Berhasil Mengelabui.Ketua LSM-KANe Duga Komisi I Turut Lindungi.

Minggu, 12 Oktober 2025 - 14:36

Dominasi Simbolik: Kekuasaan yang Menyisihkan Kebenaran di Tengah Masyarakat

Rabu, 8 Oktober 2025 - 12:11

Antisipasi Cuaca Buruk 7–9 Oktober: Wali Kota Tegaskan Keselamatan Warga Pesisir Harus Diutamakan

Senin, 29 September 2025 - 20:19

Dugaan Operasi Pangkalan Kayu Tanpa Izin di Jailolo, Papan UD Tidak Terpasang

Rabu, 17 September 2025 - 10:19

Dugaan Prostitusi Terselubung di Q’One Massage Green Garden: Sosok DA Diduga Lindungi Praktik Ilegal, Media Marwah Terlibat Kontroversi

Berita Terbaru