Usaha Mama Isba: Sambal Roa dan Ikan Teri Jadi Penopang Ekonomi Keluarga di Tidore Kepulauan

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidore,newsline.id – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari di Kelurahan Guraping, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, muncul kisah inspiratif dari seorang ibu rumah tangga bernama Mama Isba. Dengan tangan terampil dan semangat pantang menyerah, ia mengelola usaha kecil rumahan yang menjual ikan teri segar dan sambal Roa khas daerah. Bisnis sederhana ini bukan hanya hobi, melainkan penopang utama kebutuhan sehari-hari keluarganya, di mana setiap kemasan produk menjadi bukti ketekunan dan rasa syukur.

Sambal Roa, olahan ikan roa asap yang dihaluskan dengan bumbu rempah pedas khas Maluku Utara, telah lama menjadi ikon kuliner di wilayah Ternate-Tidore. Berbeda dari sambal biasa, sambal ini terbuat dari ikan roa—sejenis ikan terbang laut yang melimpah di perairan Kepulauan Maluku—yang diasapi, disuwir, dan ditumis dengan cabai, tomat, bawang, serta sentuhan gula dan garam untuk rasa gurih yang nendang. Sementara itu, ikan teri yang dijual Mama Isba merupakan varian pelengkap, ikan kecil-kecil yang kaya protein dan sering diolah menjadi lauk sederhana atau campuran sambal balado.

“Enak dimakan dengan nasi hangat atau cocolan pisang goreng, rasanya bikin nagih!” ujar Mama Isba saat ditemui di rumahnya yang sederhana di Guraping.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usaha ini bermula dari keinginan Mama Isba untuk mandiri secara ekonomi. Sebagai ibu rumah tangga, ia melihat potensi besar dari hasil laut lokal yang melimpah di Tidore.

“Dari dulu, ikan roa dan teri ini mudah didapat dari nelayan sekitar. Saya olah sendiri supaya higienis dan tahan lama, bisa sampai berbulan-bulan kalau disimpan benar,” ceritanya.

Kini, produk-produknya sudah dikenal warga setempat sebagai pilihan oleh-oleh yang praktis, terutama bagi wisatawan yang datang menikmati keindahan alam Tidore.

Masakan mama Isba
Foto Masakan Mama Isba

Yang membuat usaha Mama Isba semakin menarik adalah kemasan produknya yang rapi dan informatif. Setiap label kemasan sudah dilengkapi dengan alamat lengkap di Kelurahan Guraping, Kota Tidore Kepulauan, beserta harga terjangkau yang kompetitif. Harga mulai dari Rp10.000 hingga Rp25.000 per kemasan, tergantung ukuran, menjadikannya aksesibel bagi semua kalangan. Tak hanya itu, Mama Isba juga menawarkan layanan gratis ongkir untuk pembelian dalam radius Tidore, sebuah keuntungan yang jarang ditemui di usaha rumahan sejenis.

“Saya pasang nomor WhatsApp di label supaya mudah dihubungi. Yang minat, langsung chat aja, saya kirim foto produknya,” tambahnya sambil tersenyum.

Kisah Mama Isba ini menginspirasi banyak perempuan di Guraping untuk ikut berwirausaha. Di tengah tantangan ekonomi pasca-pandemi, usaha kecil seperti ini menjadi contoh bagaimana kuliner lokal bisa mendukung kemandirian keluarga. Pemerintah daerah Kota Tidore Kepulauan pun melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, menyambut baik inisiatif ini.

“Kami dorong UMKM seperti Mama Isba untuk berkembang, mungkin nanti ikut pameran kuliner nasional,” kata seorang pejabat setempat yang enggan disebut namanya.

Bagi Anda yang penasaran dengan rasa autentik Maluku Utara, jangan ragu menghubungi Mama Isba melalui nomor WhatsApp yang tertera di label produknya. Siapa tahu, sambal Roa dan ikan teri ini tak hanya memuaskan lidah, tapi juga menjadi bagian dari cerita sukses perempuan tangguh dari Guraping. Selamat mencoba, dan dukung UMKM lokal untuk keberlanjutan ekonomi daerah

TIM/RED

Berita Terkait

Polda Malut Tangkap Tersangka Dugaan Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar
Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penipuan dan Penggelapan Dana Perjalanan Umroh yang Rugikan Masyarakat Milyaran Rupiah
Kapolri Mutasi Pejabat di Polda Maluku Utara, Wakapolda hingga Dir Reskrimsus Berganti
Masyarakat Desa Lelewi Apresiasi Kinerja Kepala Desa, 14 Rumah Terima Bantuan Rehabilitasi BSPS
PS Mekarsari Juara Dodaga Cup I, Ketua KONI Haltim Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan
Sampah Berserakan di Jalan Lintas Provinsi Desa Lelilef Waibulan, Weda Tengah, Halmahera Tengah
Diduga Tak Kantongi Izin Sah, UD Pratama Mebel di Garoju Disorot, Polda Malut Diminta Turun Tangan
TIDORE MEMANGGIL! GENERASI MUDA SULTAN NUKU GUGAT 81 TAHUN PERJALANAN NEGARA — REFERENDUM, FEDERALISME, DAN KEDAULATAN RAKYAT DISERUKAN
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:22

Polda Malut Tangkap Tersangka Dugaan Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:58

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penipuan dan Penggelapan Dana Perjalanan Umroh yang Rugikan Masyarakat Milyaran Rupiah

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:09

Kapolri Mutasi Pejabat di Polda Maluku Utara, Wakapolda hingga Dir Reskrimsus Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:40

Masyarakat Desa Lelewi Apresiasi Kinerja Kepala Desa, 14 Rumah Terima Bantuan Rehabilitasi BSPS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:13

PS Mekarsari Juara Dodaga Cup I, Ketua KONI Haltim Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan

Berita Terbaru