Sofifi, Maluku Utara, newaline.id_ 16 Oktober 2025 – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung progres pembangunan Gedung Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku Utara di Sofifi, ibu kota provinsi setempat, pada Kamis (16/10) pukul 11.00 WITA. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja Wapres di wilayah Maluku Utara, yang juga mencakup peninjauan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai dan proyek strategis nasional lainnya.
Dihadiri oleh Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Direktorat Jendral Cipta Karya Provinsi Maluku Utara, Sahdin Hi. Husen, serta perwakilan Kepala Balai berserta UPT Kementerian Pekerjaan Umum, tinjauan ini menyoroti komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Proyek ini merupakan inisiatif Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp64 miliar, dengan pelaksana Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Maluku Utara.
Kepala BPBPK Maluku Utara, Sahdin Hi. Husen, menjelaskan bahwa pembangunan gedung tiga lantai seluas 6.259 meter persegi ini telah mencapai progres signifikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini, pekerjaan struktural, arsitektur, dan instalasi mekanikal-elektrikal telah mencapai sekitar 85 persen. Kami yakin proyek ini dapat rampung tepat waktu pada akhir 2025, sesuai target Kementerian PU,” ujar Sahdin saat mendampingi Wapres Gibran di lokasi proyek, Desa Balbar, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tampak puas dengan kemajuan yang dicapai. Dalam pernyataannya usai tinjauan, Wapres menekankan pentingnya infrastruktur seperti ini untuk memperkuat pengawasan keuangan dan pembangunan daerah.
“Pembangunan kantor BPKP di Sofifi bukan hanya soal gedung, tapi juga komitmen kita membangun Indonesia dari pinggiran. Ini akan mendukung optimalisasi peran BPKP dalam mencegah penyimpangan anggaran dan mempercepat pertumbuhan ekonomi Maluku Utara,” kata Gibran, yang didampingi rombongan protokoler.
Proyek ini merupakan lanjutan dari tahap pertama yang telah selesai pada 2021, fokus pada fondasi dan struktur dasar. Tahap kedua mencakup penyelesaian atap, pagar, tangga rampa, serta fasilitas pendukung lainnya. Pembangunan difokuskan pada desain ramah lingkungan dan tahan gempa, sesuai standar Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU. Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo juga telah meninjau lokasi pada 28 Agustus 2025, dan menegaskan agar semua pihak menjaga kualitas serta jadwal pengerjaan.
Kunjungan Wapres Gibran ke Maluku Utara ini berlangsung selama beberapa hari, dimulai sejak 14 Oktober, dan melibatkan koordinasi ketat dengan aparat keamanan seperti Polda Maluku Utara. Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono, serta Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, telah memastikan pengamanan berlapis di seluruh titik kunjungan, termasuk di Sofifi.
Dengan rampungnya kantor BPKP ini, diharapkan layanan pengawasan keuangan negara di Provinsi Maluku Utara semakin efektif, sekaligus mendukung visi pembangunan Kota Baru Sofifi sebagai pusat pemerintahan yang modern dan inklusif. Pemerintah provinsi pun berharap proyek ini menjadi momentum percepatan investasi di kawasan timur Indonesia.
TIM/ RED











