Ternate – Kebakaran menghanguskan lantai dua Gedung Musdalifa yang berada di dalam kompleks Asrama Haji Transit Ternate pada Selasa 18/11/2025 sekitar pukul 10.55 WIT. Peristiwa ini membuat panik para penghuni dan warga sekitar karena api terlihat cepat menjalar ke sejumlah kamar di lantai atas.
Kebakaran melanda Sebuah Gedung Musdalifa, menghanguskan delapan kamar di lantai dua bangunan tersebut. Bangunan yang dikelola oleh H. Jabir Wahid, Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Malut, ini juga tengah dihuni lima atlet karate dari Halmahera Barat dan Halmahera Selatan yang sedang mengikuti kejuaraan di aula asrama haji.
Insiden terjadi di Gedung Musdalifa, dalam kawasan Asrama Haji Transit Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kebakaran berlangsung pada Selasa pagi, 18 November 2025, sekitar pukul 10.55 WIT. Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
Asap dan api terlihat muncul dari lantai dua dan cepat merambat. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Ternate mengerahkan empat unit mobil damkar. Setelah berjuang sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Pengelola asrama, H. Jabir Wahid, menjelaskan bahwa lantai satu gedung tersebut difungsikan sebagai kantor dan ruang Siskohat haji. Sementara lantai dua, yang terbakar habis, digunakan sebagai kamar penginapan.
“Di lantai dua yang terbakar itu ada delapan kamar. Lima di antaranya sedang ditempati atlet karate dari Halbar dan Halsel yang kini bertanding di aula asrama,” ujar H. Jabir.
Ia menambahkan, hingga saat ini penyebab kebakaran belum bisa dipastikan.
“Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Masih menunggu hasil penyelidikan,” tegasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber api.
(IKBAL)











