Penumpang Kapal di Pelabuhan Bastiong Ternate Mengeluh Berat: Mobil Barang Memenuhi Area Penumpang, Syahbandar Dituding Lalai Tertibkan

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate,  – Ratusan penumpang kapal penyeberangan di Pelabuhan Bastiong, Kota Ternate, Maluku Utara, mengeluhkan sulitnya naik ke kapal karena area penumpang dipenuhi mobil-mobil barang dan truk yang parkir sembarangan hingga ke ujung dermaga.

“Kami tong mau nae kapal susah sekali, jalannya ponong mobil-mobil barang. Anak kecil sama orang tua sampai harus memanjat di atas truk baru bisa lewat. Ini sudah sering sekali terjadi,” keluh Rina, salah seorang penumpang KM SUMBER RAYA05 dan Bunda maria yang hendak berangkat ke Bacan, Senin (8/12/2025) malam.

Foto pelabuhan bastiong

Menurut pantauan di lapangan, puluhan kendaraan roda empat dan truk pengangkut barang parkir seenaknya di area yang seharusnya steril untuk penumpang pejalan kaki. Akibatnya, antrean penumpang mengular dan banyak yang terpaksa berjalan di antara deretan kendaraan besar dengan risiko tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah berkali-kali kami lapor ke petugas, tapi tetap begini terus. Syahbandar mana? Kok seperti lalai menertibkan ini semua,” tambah Hasan, penumpang lain yang kesal karena terlambat naik kapal hampir satu jam.

Beberapa penumpang juga mengunggah video dan foto kondisi pelabuhan ke media sosial dengan tagar #PelabuhanBastiongAmburadul dan #SyahbandarTertidur, yang langsung viral di kalangan warga Ternate dan Maluku Utara.

Syahbandar, hingga berita ini diturunkan, belum berhasil dikonfirmasi. Namun salah seorang petugas pelabuhan yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa kendaraan barang memang sering “mencuri start” masuk area penumpang karena kurangnya pengawasan dan koordinasi dengan perusahaan angkutan barang.

Warga berharap pihak Syahbandar dan otoritas pelabuhan segera mengambil tindakan tegas, seperti memasang pembatas permanen, menambah personel pengawas, atau memberikan sanksi kepada sopir truk yang parkir sembarangan, agar keselamatan dan kenyamanan penumpang tidak lagi terabaikan.

Kondisi serupa sebenarnya pernah menjadi sorotan pada tahun-tahun sebelumnya, namun hingga kini keluhan yang sama terus berulang, membuat publik semakin kecewa terhadap pengelolaan Pelabuhan Bastiong sebagai pintu gerbang utama Provinsi Maluku Utara.

Tim/red

Berita Terkait

UT Ternate Wisuda 320 Lulusan, Tegaskan Peran Pendidikan Jarak Jauh di Wilayah Kepulauan
BADKO HMI Maluku Utara Desak Pemerintah dan Legislatif Berhenti Tutup Mata: “Jangan Biarkan Standar Kapal Tidak Manusiawi”
Mahasiswa FEBI IAIN Ternate Asah Riset Lewat Pelatihan EViews
HMI Komisariat FISIP UMMU Gelar Lapak Baca dan Mimbar Bebas, Hidupkan Tradisi Literasi Kampus
Sengkarut Ketenagakerjaan di Shopee Express Ternate, Buruh Layangkan Petisi Perlawanan
Di Forum BAM DPR RI, Munadi Kilkoda Desak Keadilan Fiskal dan Perlindungan Lingkungan bagi Daerah Penghasil
Sekda Ternate Turun Langsung Pantau TKA Hari Kedua, Pastikan Ujian SD Berjalan Lancar dan Tanpa Kendala
Masyarakat Soroti Usulan Calon Kepala Sekolah SMA/SMK di Maluku Utara, Diduga Abaikan Integritas dan Disiplin
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:01

UT Ternate Wisuda 320 Lulusan, Tegaskan Peran Pendidikan Jarak Jauh di Wilayah Kepulauan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:49

BADKO HMI Maluku Utara Desak Pemerintah dan Legislatif Berhenti Tutup Mata: “Jangan Biarkan Standar Kapal Tidak Manusiawi”

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:30

Mahasiswa FEBI IAIN Ternate Asah Riset Lewat Pelatihan EViews

Kamis, 30 April 2026 - 17:21

HMI Komisariat FISIP UMMU Gelar Lapak Baca dan Mimbar Bebas, Hidupkan Tradisi Literasi Kampus

Kamis, 30 April 2026 - 16:47

Sengkarut Ketenagakerjaan di Shopee Express Ternate, Buruh Layangkan Petisi Perlawanan

Berita Terbaru