Warga Desa Gandasuli Merasa Kecewa: Pelayanan SPX di Halmahera Selatan Dianggap Amburadul

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha, Newsline.id – Layanan ekspedisi Shopee Express (SPX) di Kabupaten Halmahera Selatan kembali menjadi sorotan setelah seorang warga Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan, mengeluhkan pengalaman buruk terkait pengiriman paket. Menurut salah satu konsumen, kurir SPX tidak hanya gagal mengantarkan paket tepat waktu, tetapi juga memberikan alasan yang dianggap tidak masuk akal, memicu kekecewaan mendalam.

Kejadian ini menambah daftar panjang keluhan terhadap SPX, yang berbasis di Labuha, sebagai salah satu penyedia jasa logistik utama di wilayah Maluku Utara. Warga setempat menilai pelayanan SPX jauh dari profesional, terutama dalam hal ketepatan waktu dan komunikasi dengan pelanggan.

Berdasarkan laporan yang diterima Newsline.id, peristiwa bermula pada Kamis pagi (1/10/2025) sekitar pukul 20.26 WIT. Seorang warga Desa Gandasuli, mendapat konfirmasi dari kurir SPX bahwa paketnya akan segera diantar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukti Chat kurir bersama pelanggan
Bukti Chat kurir bersama pelanggan

“Saya diminta menunggu di jembatan, tapi sampai sore tidak ada kabar sama sekali,” ungkap salah satu pelanggan yang enggan disebut namanya. Ia mengaku terus menunggu hingga pukul 18.45 WIT, Tetapi kurir beralasan lagi lupa bawa paketnya.

Parahnya, kurir sempat beralasan sedang sibuk mengantarkan paket di Desa Tokona, yang berjarak cukup jauh dari Gandasuli.

“Saya menunggu berjam-jam, tapi malah diberi alasan yang tidak jelas. Ini pelayanan terburuk yang pernah saya alami dari SPX di Bacan,” keluhnya, yang merasa dipermainkan.

Bukti Chat kurir bersama pelanggan
Bukti Chat kurir bersama pelanggan

Keluhan ini bukanlah kasus terisolasi. Media sosial lokal di Halmahera Selatan ramai dengan cerita serupa, mulai dari keterlambatan pengiriman hingga salah alamat. Data yang dihimpun dari platform e-commerce menunjukkan tingkat ketidakpuasan pelanggan terhadap logistik di Maluku Utara mencapai 15 persen, jauh lebih tinggi dari rata-rata nasional. SPX, sebagai mitra utama Shopee, menjadi salah satu yang paling banyak dikeluhkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPX Labuha belum memberikan pernyataan resmi.  Pernyataan ini, sayangnya, belum cukup meredam kekecewaan pelanggan.

Pelanggan kini sedang mengajukan komplain resmi ke SPX, menuntut ganti rugi atas keterlambatan dan ketidaknyamanan yang dialaminya.

Warga Gandasuli lainnya berharap kasus ini menjadi peringatan bagi SPX untuk lebih serius meningkatkan pelayanan, terutama di wilayah Halmahera Selatan.

Berita Terkait

Kapolri Mutasi Pejabat di Polda Maluku Utara, Wakapolda hingga Dir Reskrimsus Berganti
Masyarakat Desa Lelewi Apresiasi Kinerja Kepala Desa, 14 Rumah Terima Bantuan Rehabilitasi BSPS
PS Mekarsari Juara Dodaga Cup I, Ketua KONI Haltim Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan
Sampah Berserakan di Jalan Lintas Provinsi Desa Lelilef Waibulan, Weda Tengah, Halmahera Tengah
Diduga Tak Kantongi Izin Sah, UD Pratama Mebel di Garoju Disorot, Polda Malut Diminta Turun Tangan
TIDORE MEMANGGIL! GENERASI MUDA SULTAN NUKU GUGAT 81 TAHUN PERJALANAN NEGARA — REFERENDUM, FEDERALISME, DAN KEDAULATAN RAKYAT DISERUKAN
USAHAH TELAH PRES DI RORIBATI DIDUGA AMBIL MATERIAL DI KALI OBA TANPA IZIN — MAS KENTIL DIDUGA TERLIBAT, HARAP TINDAKAN TEGAS*
Puskesmas Wayaua Disorot,Warga Pertanyakan Kesiapsiagaan Petugas Sif Malam Saat Kondisi Darurat
Berita ini 188 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:09

Kapolri Mutasi Pejabat di Polda Maluku Utara, Wakapolda hingga Dir Reskrimsus Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:40

Masyarakat Desa Lelewi Apresiasi Kinerja Kepala Desa, 14 Rumah Terima Bantuan Rehabilitasi BSPS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:13

PS Mekarsari Juara Dodaga Cup I, Ketua KONI Haltim Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:54

Sampah Berserakan di Jalan Lintas Provinsi Desa Lelilef Waibulan, Weda Tengah, Halmahera Tengah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:34

Diduga Tak Kantongi Izin Sah, UD Pratama Mebel di Garoju Disorot, Polda Malut Diminta Turun Tangan

Berita Terbaru