Konflik DOB Sofifi Memanas: Pendukung Tuntut Penegakan Hukum, Massa Penolak Bawa Parang

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOFIFI, newsline.id – Ketegangan seputar pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Sofifi di Maluku Utara kian memanas. Pendukung DOB menyatakan kekecewaan mendalam terhadap aksi sekelompok masyarakat yang menolak pembentukan DOB Sofifi dengan cara membawa senjata tajam berupa parang dalam aksi unjuk rasa di tempat umum.

Tindakan ini dinilai tidak hanya mengintimidasi, tetapi juga melanggar hukum dan berpotensi memicu konflik lebih luas.

Pada Kamis (17/7/2025), seorang kepala desa dari wilayah Barbar dengan tegas meminta aparat kepolisian segera menindaklanjuti salah satu panglima yang kedapatan memegang parang selama aksi penolakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan membawa senjata tajam dalam demonstrasi adalah pelanggaran serius. Kami mendesak polisi untuk bertindak cepat agar situasi tidak semakin memburuk,” ujarnya.

Masyarakat Sofifi yang mendukung DOB juga menyerukan pengamanan terhadap massa aksi dari sekelompok masyarakat yang membawa parang.  Mereka menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga dapat dikategorikan sebagai pelanggaran pidana. “Kami ingin DOB Sofifi terwujud untuk kemajuan daerah, tetapi cara-cara seperti ini justru mencoreng perjuangan kami,” ungkap salah satu warga Sofifi.

Pendukung DOB menegaskan bahwa aspirasi pembentukan daerah otonom harus disampaikan melalui dialog damai dan saluran resmi, bukan dengan aksi kekerasan atau intimidasi. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden ini guna memberikan efek jera dan menjaga stabilitas wilayah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak yang menentang DOB Sofifi belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut. Sementara itu, kepolisian setempat terus memantau situasi di lapangan secara ketat untuk mencegah eskalasi konflik. Masyarakat diimbau tetap tenang dan menahan diri demi menjaga kondusivitas di Sofifi.

Kami berharap semua pihak bisa duduk bersama dan menyelesaikan perbedaan pendapat ini dengan kepala dingin,” tambah. mencerminkan harapan banyak warga untuk perdamaian di tengah panasnya perdebatan DOB Sofifi.

Situasi ini menjadi sorotan publik, dengan banyak pihak menantikan langkah tegas aparat untuk memastikan keamanan dan keadilan di Maluku Utara. Akankah dialog menjadi solusi, atau konflik ini akan terus memanas? Perkembangan lebih lanjut masih dinantikan.

RED

Berita Terkait

Pelayanan Cepat, Tambah Angin Gratis di Bengkel Jalan 40 Sofifi Galala
Organda Gabungan Desak Polda Maluku Utara Tindak Pelaku Penjualan Solar Subsidi di Atas Harga Normal
Sekda Ternate Turun Langsung: Dialog Intensif Warnai Aksi Penutupan Akses TPA Takome
Perkuat KOMBEL, MKKS Maluku Utara Wujudkan Guru sebagai Fasilitator bagi Siswa Berkebutuhan Khusus*
Gaji PPPK dan Honor Daerah Guru di Halmahera Selatan Belum Terbayar, Bendahara Provinsi Sebut Kendala Data dan Rekening
Desiminasi Edukasi Pengawasan Keamanan PSAT: Dinas Pangan Malut Dorong Petani Tingkatkan Mutu Produk
Forum Kota Sofifi Gelar Aksi Penggalangan Dana untuk Korban Banjir di Sumatera dan Aceh
Gerakan Pangan Murah di Bundaran Sofifi Disambut Antusias Warga
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:29

Pelayanan Cepat, Tambah Angin Gratis di Bengkel Jalan 40 Sofifi Galala

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:45

Organda Gabungan Desak Polda Maluku Utara Tindak Pelaku Penjualan Solar Subsidi di Atas Harga Normal

Jumat, 24 April 2026 - 19:03

Sekda Ternate Turun Langsung: Dialog Intensif Warnai Aksi Penutupan Akses TPA Takome

Kamis, 9 April 2026 - 19:12

Perkuat KOMBEL, MKKS Maluku Utara Wujudkan Guru sebagai Fasilitator bagi Siswa Berkebutuhan Khusus*

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:27

Gaji PPPK dan Honor Daerah Guru di Halmahera Selatan Belum Terbayar, Bendahara Provinsi Sebut Kendala Data dan Rekening

Berita Terbaru

Halmahera Selatan

LSM-KANe Uji Komitmen DPRD Komisi I, Berani Hadirkan Kades Loleo

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:30